DLH Natuna Ajak Warga Jadikan Hari Konservasi Alam Nasional Momentum Jaga Kekayaan Alam dan Satwa Endemik Kekah

Penulis: Maruli Sinaga  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 22:12:01 WIB
Harmidi, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Natuna, menyampaikan imbauan menjaga lingkungan dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional di Natuna, Senin (18/8).

NATUNA — Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) dimanfaatkan DLH Kabupaten Natuna untuk menegaskan bahwa kelestarian lingkungan bukan hanya tugas pemerintah. Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Natuna, Harmidi, mengatakan keterlibatan seluruh masyarakat menjadi kunci utama menjaga kekayaan alam di daerah perbatasan tersebut.

Harmidi menyebut kepedulian terhadap alam bisa dimulai dari kebiasaan sederhana. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan merawat kekayaan alam dinilai sebagai langkah konkret yang bisa dilakukan setiap warga.

"Momentum Hari Konservasi Alam Nasional hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan," ucapnya, Senin (18/8).

Pemkab Natuna Perkuat Perlindungan Kekah dan Mangrove

Pemerintah Kabupaten Natuna tidak hanya berhenti pada imbauan. Berbagai langkah perlindungan telah dijalankan, salah satunya dengan memasang papan imbauan di sejumlah lokasi strategis agar masyarakat terus diingatkan untuk menjaga kelestarian alam.

Di sektor keanekaragaman hayati, Pemkab Natuna telah menetapkan kawasan konservasi khusus untuk melindungi Kekah, satwa endemik yang menjadi kebanggaan daerah. Kawasan konservasi mangrove juga ditetapkan untuk menjaga ekosistem pesisir dari abrasi dan kerusakan lingkungan.

Batuan Purba Dikembangkan Menuju Geopark Nasional

Upaya pelestarian tidak berhenti pada flora dan fauna. DLH Natuna juga fokus menjaga kekayaan geologi berupa batuan purba yang tersebar di wilayah tersebut. Kawasan bernilai ilmiah tinggi ini tengah dikembangkan sebagai bagian dari Geopark Nasional.

Pengembangan geopark ini dirancang untuk menjaga warisan alam sekaligus mendukung sektor edukasi dan pariwisata berkelanjutan. Dengan begitu, kawasan geologi tersebut diharapkan memberikan manfaat ganda bagi masyarakat setempat.

"Kalau kepedulian terhadap alam sudah menjadi kebiasaan, manfaatnya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang," ujar Harmidi.

DLH Natuna berharap peringatan HKAN tahun ini mampu mendorong kesadaran kolektif warga untuk berperan aktif menjaga lingkungan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting agar kekayaan alam Natuna tetap lestari dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top