Produksi Batubara ITMG Turun Tipis di Semester I-2026, tapi Penjualan dan Laba Justru Naik

Penulis: Topan Lubis  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:29:31 WIB
Aktivitas penambangan batubara di area operasional ITMG di Kepulauan Riau, yang mencatat produksi 9,9 juta ton pada semester I-2026.

KEPULAUAN RIAU — Sepanjang Januari–Juni 2026, ITMG memproduksi batubara sebanyak 9,9 juta ton. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan 10,4 juta ton pada periode yang sama tahun lalu. Namun, penurunan produksi tidak menghambat laju penjualan.

Total volume penjualan justru meningkat menjadi 12,3 juta ton pada paruh pertama tahun ini, naik dari 11,7 juta ton di semester I-2025. Pendapatan perusahaan pun ikut terdongkrak 9% secara year-on-year.

Kuartal II-2026 menjadi pendorong utama. Pada periode April–Juni, produksi melonjak 13% dibandingkan kuartal sebelumnya, mencapai 5,3 juta ton.

Harga Jual Rata-rata Naik, Biaya Operasional Ikut Membengkak

Harga jual rata-rata (ASP) batubara ITMG mengalami penguatan dari USD 78 per ton menjadi USD 81 per ton. Kenaikan 4% ini sejalan dengan membaiknya harga acuan batubara global, sekaligus menjadi katalis utama pertumbuhan pendapatan perseroan.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan meningkat 7% akibat dua faktor: nisbah kupas yang lebih tinggi dan kenaikan biaya bahan bakar seiring melonjaknya harga minyak dunia. Beban penjualan juga naik dari USD 81 juta menjadi USD 88 juta, mengikuti peningkatan volume distribusi.

Beban operasional total tercatat USD 114 juta pada semester I-2026. Rinciannya, beban umum dan administrasi sebesar USD 26 juta, sementara beban penjualan menyumbang porsi terbesar.

Kontribusi ke Negara dan Kesehatan Keuangan

ITMG tercatat menyetor royalti kepada pemerintah sebesar USD 111 juta pada paruh pertama 2026, meningkat 7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan bertambahnya volume penjualan perusahaan.

Beban pajak penghasilan juga naik menjadi USD 49 juta dari sebelumnya USD 43 juta, mengikuti pertumbuhan laba sebelum pajak. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai USD 106 juta.

Posisi keuangan perusahaan tetap solid. Hingga 30 Juni 2026, total aset tercatat USD 2.417 juta, relatif stabil dibandingkan akhir tahun 2025. Kas dan setara kas mencapai USD 738 juta, ditambah deposito jangka pendek USD 66 juta—secara keseluruhan mewakili 33% dari total aset.

Dengan fundamental yang kuat dan perbaikan harga batubara, ITMG berada di posisi yang cukup nyaman untuk menjaga kinerja hingga akhir tahun. Kendati tantangan biaya operasional masih membayangi, kemampuan perseroan meningkatkan volume penjualan menjadi penyangga utama profitabilitas.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: tambang.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top