NATUNA — Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi mengantar kepulangan tim RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito seusai bertugas di Natuna. Apresiasi disampaikan langsung kepada tim medis yang menangani warga penderita bibir sumbing dan celah langit-langit di RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani.
Pelayanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial kesehatan dalam rangka HUT ke-81 TNI. Sasaran utamanya warga Natuna yang membutuhkan penanganan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit.
Tim RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito dipimpin Ketua Tim sekaligus Kadep Ika, Kolonel Kes dr. Agus Tri Suharto, Sp.An. Komposisinya mencakup dua dokter gigi spesialis bedah mulut, satu dokter spesialis bedah plastik, dan satu dokter spesialis anestesi.
Kombinasi keahlian itu disiapkan untuk menangani operasi bibir sumbing dan celah langit-langit yang membutuhkan penanganan bedah sekaligus anestesi. Seluruh rangkaian pelayanan kesehatan dilaksanakan hingga tuntas sebelum tim kembali meninggalkan Natuna.
Onesmus menyebut kehadiran TNI di wilayah perbatasan bukan sekadar seremonial. Menurutnya, Natuna menempati posisi strategis sebagai garda terdepan NKRI.
"Natuna merupakan wilayah perbatasan dan garda terdepan NKRI. Karena itu, kehadiran TNI melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan seperti ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Ia juga menegaskan bakti sosial tersebut merupakan wujud kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat. Apresiasi dan terima kasih disampaikan kepada seluruh tim RSPAU yang dinilai telah memberikan pelayanan terbaik bagi warga Natuna.
Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna H. Boy Wijanarko Varianto turut mengantar kepulangan tim RSPAU. Ia menilai kegiatan tersebut sangat membantu warga yang membutuhkan penanganan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit.
"Pemerintah Kabupaten Natuna mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada TNI, Lanud Raden Sadjad, serta seluruh tim RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito yang telah memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Boy.
Boy berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan berbagai pihak dalam bidang kesehatan terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi semacam ini membuka akses pelayanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat Natuna.
"Kolaborasi seperti ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat Natuna. Kami berharap kerja sama dan kegiatan pelayanan kesehatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah turut mendampingi Danlanud RSA dan Sekda Natuna saat mengantar kepulangan tim RSPAU. Kehadiran sejumlah pejabat daerah menandai dukungan penuh Pemkab Natuna terhadap kegiatan tersebut.
Bakti sosial kesehatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Wilayah kepulauan dan perbatasan seperti Natuna menjadi sasaran utama program serupa ke depan.