PEKANBARU — Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, SE., MM., menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai di Pekanbaru, Senin (10/8/2026). Kehadiran orang nomor satu di Provinsi Kepulauan Riau itu menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Ansar tampak berjalan bersama Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, serta Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Kebersamaan ketiga pimpinan tersebut menggambarkan kuatnya komunikasi dan kolaborasi antarlembaga dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai merupakan satuan komando kewilayahan TNI Angkatan Darat yang dibentuk pada tahun 2025. Kehadirannya memiliki posisi strategis dalam memperkuat sistem pertahanan dan keamanan negara, sekaligus mendukung terciptanya stabilitas di wilayah Riau dan Kepulauan Riau yang menjadi wilayah pengamanannya.
Memasuki usia satu tahun, keberadaan Kodam XIX/Tuanku Tambusai diharapkan semakin memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah. Tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga dalam membantu pemerintah menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan kerja bersama.
Bagi Kepulauan Riau, sinergi tersebut memiliki arti penting. Sebagai daerah kepulauan yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga dan memiliki wilayah perairan yang luas, Kepri membutuhkan dukungan sistem keamanan yang kuat serta koordinasi lintas sektor yang solid.
Gubernur Ansar selama ini terus mendorong pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan TNI dan Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung berbagai program pembangunan. Stabilitas keamanan dinilai menjadi salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat.
Momentum HUT pertama Kodam XIX/Tuanku Tambusai pun menjadi ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan tersebut. Dengan komunikasi yang semakin baik antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri, berbagai persoalan di wilayah Riau maupun Kepri diharapkan dapat ditangani secara cepat, terkoordinasi, dan terukur.
Selain menjaga keamanan, sinergi antarlembaga juga diperlukan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan kebencanaan. Beberapa di antaranya meliputi:
Perjalanan satu tahun Kodam XIX/Tuanku Tambusai menjadi momentum untuk melihat kembali peran strategis satuan tersebut sekaligus memperkuat komitmen ke depan. Semangat pengabdian dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kehadiran Gubernur Ansar dalam syukuran HUT pertama Kodam XIX/Tuanku Tambusai juga memperlihatkan bahwa hubungan antara pemerintah daerah dan unsur pertahanan-keamanan tidak hanya dibangun dalam situasi formal, tetapi juga melalui silaturahmi dan komunikasi yang berkelanjutan.
Dengan semakin kuatnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, TNI, dan Polri, diharapkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kepri dapat terus terjaga. Kondisi tersebut sekaligus menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan daerah yang semakin maju dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.