Media Vietnam Soroti Tagar #JohnHerdmanOut Usai Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026

Penulis: Ronal Siregar  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:56:01 WIB
Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura setelah laga penentu Grup A Piala AFF 2026 berakhir imbang 1-1.

KEPULAUAN RIAU — Kegagalan demi kegagalan di fase grup dua edisi beruntun membuat posisi John Herdman kini di ujung tanduk. Padahal, eks pelatih Kanada itu datang dengan reputasi mentereng dan membawa skuad yang diperkuat deretan pemain naturalisasi, yang digadang-gadang menjadi salah satu tim terkuat di Asia Tenggara.

Gagal di Laga Penentu, Garuda Kembali Tersingkir Lebih Awal

Nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 benar-benar tragis. Pada laga terakhir Grup A, Garuda hanya butuh kemenangan atas Singapura untuk memastikan tiket semifinal sebagai runner-up grup. Namun, keunggulan 1-0 yang sudah diraih gagal dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi.

Skor akhir 1-1 memaksa Indonesia rela finis di posisi ketiga. Hasil ini memperpanjang catatan buruk: untuk kedua kalinya secara beruntun, Indonesia mentok di fase grup turnamen se-Asia Tenggara ini.

Perbandingan Keras dengan Shin Tae-yong dan Tekanan Publik yang Menguat

VNExpress menuliskan bahwa tagar #JohnHerdmanOut sempat membanjiri media sosial setelah hasil imbang kontra Singapura. Mereka menyoroti perbandingan yang tak terelakkan antara Herdman dan pendahulunya, Shin Tae-yong.

"Banyak yang membandingkan Herdman dengan pendahulunya, Shin Tae-yong. Para suporter berpendapat bahwa jika Shin menghadapi kritik keras menyusul kegagalan di AFF, maka Herdman pun harus dinilai dengan standar yang sama persis setelah gagal ini," tulis media Vietnam tersebut.

Tekanan ini muncul bukan tanpa alasan. Sebelum turnamen dimulai, ekspektasi terhadap Herdman sangat tinggi. Ia diyakini mampu membawa Indonesia bersaing memperebutkan gelar juara, mengingat kekuatan skuad yang jauh lebih merata dibanding edisi-edisi sebelumnya.

Nasib Herdman di Tangan PSSI

Meski sorotan tajam datang dari berbagai arah, sinyal dari federasi masih menunjukkan kepercayaan. Diyakini, PSSI masih mempertahankan John Herdman. Faktor waktu menjadi pertimbangan utama—pria asal Inggris itu baru resmi memegang kursi pelatih Timnas Indonesia sejak Januari 2026, sehingga evaluasi dini dianggap terlalu prematur.

Keputusan final tetap berada di tangan PSSI. Namun, jika melihat standar yang diterapkan kepada Shin Tae-yong sebelumnya, Herdman harus segera membuktikan kapasitasnya. Jika tidak, tagar #JohnHerdmanOut bukan sekadar hinaan di media sosial, melainkan sebuah ancaman nyata bagi masa depannya di kursi panas tim Garuda.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top