NATUNA — Setiap keluarga penerima bantuan (PBP) akan mendapat jatah 10 kilogram beras medium per bulan. Namun, karena penyaluran dilakukan sekaligus untuk alokasi tiga bulan, masing-masing penerima akan menerima total 30 kilogram beras dalam satu waktu penyerahan.
Penugasan penyaluran ini diberikan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Perum Bulog Cabang Natuna. Pemimpin Bulog Cabang Natuna, Pencius Siburian, memastikan ketersediaan stok beras di gudang dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung pelaksanaan bantuan maupun kebutuhan pangan masyarakat lainnya.
Pada periode penyaluran ini, jumlah PBP di Kabupaten Natuna mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data sosialisasi yang digelar di Kecamatan Bunguran Timur pada Rabu (12/8), tercatat ada penambahan sekitar 1.733 keluarga penerima baru.
Pencius menyebut peningkatan jumlah penerima ini telah disampaikan kepada para pemangku kepentingan di daerah. Sosialisasi tersebut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian yang mewakili Bupati Natuna, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kepala Dinas Sosial, serta koordinator kecamatan dan petugas lapangan.
Selain memastikan kecukupan stok, Bulog juga menjamin kualitas beras yang disalurkan memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah. Setiap beras bantuan telah melalui proses pemeriksaan dan penanganan khusus agar kondisinya tetap baik hingga diterima masyarakat.
"Setiap beras bantuan sudah melalui proses pemeriksaan dan penanganan untuk memastikan kondisi beras tetap baik hingga diterima oleh PBP," kata Pencius Siburian.
Komitmen ini menjadi bagian dari tugas Bulog dalam menjalankan penugasan pemerintah. Penyaluran diharapkan berjalan tepat waktu, tepat jumlah, dan dalam kondisi baik bagi masyarakat kurang mampu di wilayah perbatasan.
Dalam sosialisasi yang digelar di Kecamatan Bunguran Timur, pihak Bulog juga memberikan bimbingan teknis terkait mekanisme, jadwal, dan persyaratan penyaluran bantuan. Hal ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pemerintah daerah, dinas terkait, dan petugas di lapangan.
Pencius menambahkan, komoditas yang disalurkan pada periode ini hanya berupa beras. Dengan adanya sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut, penyaluran bantuan pangan diharapkan dapat berjalan tepat sasaran, tertib, dan transparan.
Ketersediaan stok terus dijaga melalui pengelolaan cadangan pangan pemerintah dan penguatan jaringan distribusi di wilayah kerja Kantor Cabang Natuna.