TANJUNGPINANG — Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyatakan kenaikan indeks profesionalitas ini menempatkan ASN Pemprov Kepri dalam kategori tinggi selama dua tahun berturut-turut. Ia menilai perbaikan kualitas birokrasi tersebut berdampak langsung pada capaian pembangunan daerah, salah satunya terlihat dari raihan IPM yang menjadi yang tertinggi di luar Pulau Jawa.
“Indeks profesionalitas kita masuk kategori tinggi selama dua tahun berturut-turut,” ujar Ansar Ahmad dalam keterangannya di Tanjungpinang, Kamis (19/6).
Ansar menegaskan bahwa sebanyak 12.490 ASN Pemprov Kepri menjadi ujung tombak pelayanan publik dan pemerataan pembangunan. Ia menggarisbawahi bahwa dedikasi para aparatur sipil negara memiliki dampak signifikan terhadap ketahanan nasional, mengingat posisi geografis Kepri yang berada di wilayah kepulauan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga.
“Setiap dedikasi ASN berdampak langsung pada ketahanan nasional di wilayah perbatasan,” tegas Ansar.
Dalam kesempatan tersebut, gubernur turut memberikan penghargaan kepada 610 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan masa bakti yang bervariasi. Rinciannya, sebanyak 38 PNS telah mengabdi selama 30 tahun, 140 PNS dengan masa bakti 20 tahun, dan 432 PNS lainnya genap 10 tahun mengabdi.
Ansar meminta para ASN senior untuk menjadi teladan atau role model bagi ASN muda di lingkungan Pemprov Kepri. Ia berharap capaian profesionalitas yang meningkat ini terus memperkuat kinerja birokrasi dan mendorong percepatan pembangunan di Kepulauan Riau.
“Peningkatan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi ASN untuk menjaga dedikasi dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.