TANJUNGPINANG — Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Tanjungpinang Arief Alhadihaq menyerahkan langsung bantuan beras cadangan pemerintah tersebut. Setiap penerima mendapat jatah 10 kilogram per bulan, diberikan sekaligus untuk periode Juli, Agustus, dan September.
Lis Darmansyah menyebut program ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto kepada Bulog di seluruh Indonesia. "Alhamdulillah, Bapak Presiden Prabowo telah menginstruksikan kepada Bulog di seluruh Indonesia untuk memberikan bantuan pangan," kata Lis.
Di sela penyerahan bantuan, Lis mengakui jumlah beras yang dibagikan belum mampu menutup seluruh kebutuhan keluarga penerima. Meski begitu, ia menegaskan bantuan ini bentuk nyata kehadiran negara di tengah kesulitan warga.
"Kalau dibilang boleh dikatakan tak cukup. Paling tidak minimal pemerintah punya perhatian dalam kondisi masyarakat seperti ini," ujarnya.
Lis pun mengajak warga tetap bersyukur atas bantuan yang diberikan. "Selalu bersyukur, apa pun yang diberikan hari ini. Insyaallah akan menjadi berkah dan kita diberikan hidayah oleh Allah SWT. Semoga bermanfaat," ucapnya.
Arief Alhadihaq menjelaskan, penyaluran di Kelurahan Tanjung Unggat menjadi titik awal pendistribusian. Petugas akan bergerak ke seluruh kelurahan secara bertahap sesuai jadwal yang disusun.
"Hari ini penyaluran pertama, selanjutnya kita jadwalkan di seluruh kelurahan di Tanjungpinang. Harapan kita targetnya 20 September sudah selesai semua pendistribusian di Tanjungpinang," jelas Arief.
Beras yang dibagikan merupakan cadangan pemerintah dengan kualitas medium. Berbeda dengan tahap pertama yang menyertakan 4 liter minyak goreng, penyaluran tahap kedua ini hanya beras.
Jumlah penerima tahap kedua turun dibandingkan penyaluran pertama pada Februari-Maret yang mencapai 22.380 orang. Arief menegaskan perubahan ini mengikuti pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diolah pemerintah pusat bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
"Ini data dari pusat, kami hanya menyalurkan sesuai data yang sudah diberikan pemerintah pusat," tuturnya.
Pihaknya berharap dukungan Pemerintah Kota Tanjungpinang dan jajaran kelurahan memperlancar proses distribusi hingga tuntas. "Kita minta dukungan Pemko beserta jajaran kelurahan agar bantuan pangan dari pemerintah ini bisa tersalurkan kepada masyarakat yang tepat sasaran dan tepat guna," tutup Arief.