Arema FC Ditahan Imbang Persik Kediri 1-1 di Kanjuruhan

Penulis: Binsar Gultom  •  Jumat, 18 September 2026 | 21:51:00 WIB

KEPULAUAN RIAU — Arema FC gagal meraih poin penuh di kandang sendiri setelah bermain imbang 1-1 melawan Persik Kediri pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (18/9/2026). Hasil ini membuat Singo Edan mengumpulkan lima poin dari tiga laga dan berisiko turun posisi di klasemen sementara.

Persik Kediri mengejutkan tuan rumah lebih dulu. Zanadin Fariz mencetak gol pada menit ke-6 dan membungkam sebagian besar penonton yang memadati Stadion Kanjuruhan. Arema FC baru bisa menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Careca pada menit ke-28.

Dua Gol Arema FC Dianulir Wasit Usai Peninjauan VAR

Laga derby ini berjalan ketat dan penuh drama. Arema FC sebenarnya dua kali menjebol gawang Persik, tetapi keduanya harus dibatalkan.

Gol Careca di babak pertama serta torehan Walisson Maia di babak kedua sama-sama dianulir wasit setelah peninjauan VAR. Dalam kedua insiden tersebut, ada pemain Arema FC yang berada dalam posisi offside.

Keputusan itu menjadi salah satu momen paling menentukan jalannya pertandingan. Arema FC kehilangan peluang untuk berbalik unggul meski tampil lebih agresif di paruh kedua.

Marcos Santos Sesalkan Satu Poin di Kandang

Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, mengaku sangat menyayangkan hasil ini. Menurutnya, timnya tampil mendominasi serangan di babak kedua dan menciptakan banyak peluang matang.

"Pertandingan yang sangat sulit, ini laga derby. Di babak pertama mereka bermain lebih baik dan mengontrol lini tengah. Tetapi di babak kedua kami melakukan penyesuaian, bermain jauh lebih baik, dan layak mendominasi," ujar Marcos Santos usai pertandingan.

Pelatih asal Brasil itu juga menyoroti sejumlah peluang yang gagal dikonversi menjadi gol. Salah satunya tembakan Marcos Vinicius yang membentur tiang gawang.

"Sangat disayangkan kami hanya mendapat satu poin. Kami ingin memberikan kemenangan untuk Aremania yang sudah hadir di Kanjuruhan, tapi hari ini keberuntungan belum memihak pada peluang kami. Ada peluang dari Marcos Vinicius (MV) yang kena tiang, serta gol dari Maia dan Careca yang dianulir karena sedikit offside," tutur Marcos.

Soroti Kepemimpinan Wasit dan Banyaknya Pelanggaran Lawan

Marcos memilih menyerahkan evaluasi teknis soal keputusan VAR kepada pihak berwenang. Meski begitu, ia menyoroti banyaknya pelanggaran yang dilakukan pemain Persik Kediri untuk memutus aliran serangan timnya.

"Soal gol yang dianulir, kita harus hormati keputusan VAR. Namun, lawan melakukan banyak pelanggaran untuk menghentikan transisi kami. Jika wasit lebih tegas memberi kartu kuning sejak awal, situasinya mungkin akan berbeda," jelasnya.

Kritik ini muncul karena Arema FC beberapa kali kesulitan membangun serangan cepat dari lini tengah akibat pelanggaran yang berulang.

Berutang Tiga Poin untuk Aremania

Marcos menegaskan timnya belum terkalahkan dalam tiga laga awal musim ini. Namun ia menyadari satu hal yang masih menjadi utang bagi para suporter.

"Kami belum terkalahkan di tiga laga awal ini. Namun kami berutang tiga poin di kandang kepada suporter. Kami akan terus bekerja keras dan berkembang agar bisa mengamankan hasil maksimal di pertandingan berikutnya," pungkas Marcos.

Dengan tambahan satu poin, Arema FC kini mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan BRI Super League 2026/2027. Posisi Singo Edan di klasemen sementara berpotensi tergeser bergantung pada hasil laga tim lain di pekan yang sama.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: aremafc.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top