Gilang Febriyansah Finis Kesembilan Kualifikasi BMX Freestyle Asian Games 2026, Gagal ke Final

Penulis: Bastian Sihombing  •  Sabtu, 26 September 2026 | 16:38:01 WIB
Atlet BMX freestyle Indonesia Gilang Febriyansah menempati peringkat kesembilan kualifikasi nomor men's park Asian Games 2026 di Aichi Sky Expo Hall C, Jepang.

KEPULAUAN RIAU — Atlet Indonesia Gilang Febriyansah menempati peringkat kesembilan kualifikasi nomor BMX freestyle men's park Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Aichi Sky Expo Hall C, Jepang. Gilang membukukan nilai rata-rata 32,50 poin dari dua run, gagal melaju ke final karena hanya delapan pembalap teratas yang berhak lolos.

Gilang mencatat 40,20 poin pada run pertama, lalu merosot ke 24,80 poin di run kedua. Total rata-rata 32,50 poin itu tidak cukup membawanya ke babak final.

Run Pertama Cemerlang, Run Kedua Justru Jatuh

Penampilan Gilang di run pertama sempat membuka harapan. Skor 40,20 poin yang ia kumpulkan menempatkannya di posisi kompetitif di antara para pembalap peserta kualifikasi.

Namun performa di run kedua tidak berlanjut. Nilai 24,80 poin yang jauh lebih rendah membuat rata-ratanya tergerus dan posisinya melorot ke peringkat kesembilan.

Hanya Delapan Pembalap Teratas yang Lolos

Format kualifikasi BMX freestyle men's park di Asian Games 2026 hanya memberi tiket final bagi delapan pembalap dengan nilai rata-rata terbaik. Gilang berada satu peringkat di luar batas kelolosan tersebut.

Selisihnya tipis, tetapi aturan itu tidak memberi ruang kompromi. Peringkat kesembilan memastikan langkah Gilang terhenti di babak kualifikasi.

Panggung Aichi Sky Expo Hall C

Kualifikasi digelar di Aichi Sky Expo Hall C, Jepang. Venue ini menjadi lokasi pertarungan para pembalap BMX freestyle dari berbagai negara memperebutkan tempat di final Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Bagi Gilang, hasil ini menutup perjalanannya di nomor BMX freestyle men's park. Ia harus menerima kenyataan belum mampu menembus delapan besar yang menjadi syarat kelolosan.

Catatan untuk Evaluasi

Konsistensi menjadi persoalan utama. Jarak antara skor run pertama dan run kedua terlalu lebar untuk bersaing di level kualifikasi Asian Games.

Skor 40,20 poin di run pertama menunjukkan potensi Gilang bisa bersaing. Namun nilai 24,80 poin di run kedua menjadi penentu kegagalannya melaju ke final.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top