Leo/Daniel Raih Emas Asian Games 2026, Non Unggulan Pertama Sejak 1996

Penulis: Maruli Sinaga  •  Selasa, 29 September 2026 | 19:06:32 WIB
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berfoto dengan medali emas ganda putra Asian Games 2026.

KEPULAUAN RIAU — Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menutup final ganda putra Asian Games 2026 dengan kemenangan 19-21, 21-13, 21-18 atas Liang Wei Keng/Wang Chang. Emas ini mengukuhkan Leo/Daniel sebagai pasangan non unggulan pertama yang juara di sektor ganda putra sejak 1996.

Gelar tersebut diraih Leo/Daniel di partai puncak yang digelar Selasa (29/9). Pasangan peringkat bawah itu memaksa unggulan ketiga asal China menyerah dalam tiga gim, setelah sempat kehilangan gim pertama dengan skor tipis 19-21.

Kemenangan ini melengkapi perjalanan impresif Leo/Daniel sepanjang turnamen. Sebelum mencapai final, mereka lebih dulu menyingkirkan unggulan pertama Kim Won Ho/Seo Seung Jae pada babak semifinal.

Drama Tiga Gim di Partai Puncak

Leo/Daniel memulai final dengan tekanan. Gim pertama berjalan ketat, tetapi Liang/Wang mampu menutupnya 21-21 menjadi 21-19. Ketenangan di gim kedua mengubah arah pertandingan.

Pada gim kedua, Leo/Daniel tampil lebih tenang dan mendikte tempo. Mereka menang 21-13 dan memaksa laga berlanjut ke gim penentuan.

Gim ketiga berlangsung sengit. Leo/Daniel akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-18, memastikan medali emas ketiga bagi Indonesia di Asian Games 2026.

Lawan Berat yang Harus Ditumbangkan

Liang/Wang bukan lawan mudah. Pasangan unggulan ketiga itu melaju ke final setelah mengalahkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, wakil Indonesia lainnya di sektor ganda putra.

Kualitas Liang/Wang terlihat pada gim pertama. Namun, Leo/Daniel mampu membaca pola permainan dan membalikkan keadaan di dua gim berikutnya.

Sepanjang Asian Games 2026, Leo/Daniel tampil solid. Mereka tidak hanya menumbangkan unggulan ketiga di final, tetapi juga unggulan pertama di semifinal.

Sumbangan Emas Ketiga untuk Indonesia

Medali emas Leo/Daniel menjadi yang ketiga bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Sektor ganda putra menyumbang satu, sementara tim badminton putra menyumbang emas di nomor beregu.

Dengan hasil ini, tim badminton Indonesia mengoleksi dua medali emas. Satu dari nomor beregu putra, satu dari ganda putra Leo/Daniel.

Pencapaian ini mengulang fenomena 20 tahun silam. Terakhir kali pasangan non unggulan juara ganda putra Asian Games terjadi pada 2006, ketika Koo Kien Keat/Tan Boon Heong dari Malaysia mengalahkan Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto.

Leo/Daniel kini tercatat sebagai pasangan non unggulan pertama setelah 1996 yang mampu meraih emas di sektor ganda putra Asian Games.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top