KEPULAUAN RIAU — PT Honda Prospect Motor (HPM) meresmikan empat diler baru di Sulawesi Tengah dan Kalimantan Tengah, memangkas jarak tempuh konsumen dari sebelumnya rata-rata 380 km menjadi hanya 2 km di beberapa wilayah. Langkah ini menandai penambahan 16 jaringan sepanjang 2026 dan membawa total diler resmi Honda menembus lebih dari 200 titik di Indonesia.
Empat diler yang dibuka adalah Honda Balindo Poso, Honda Balindo Luwuk, Honda Balindo Morowali, dan Honda Trio Muara Teweh. Kehadiran jaringan baru ini menyasar Kabupaten Poso, Banggai, Morowali, dan Barito Utara — wilayah yang sebelumnya belum memiliki layanan resmi Honda.
HPM mencatat populasi kendaraan Honda di empat wilayah tersebut sudah melewati 150 unit sepanjang 2026. Honda Brio mendominasi dengan kontribusi 67 persen dari total populasi tersebut.
Sebelum diler baru beroperasi, konsumen Honda di Kabupaten Poso, Banggai, Morowali, dan Barito Utara harus menempuh perjalanan rata-rata sekitar 380 km untuk mencapai diler resmi terdekat. Angka itu setara perjalanan darat lintas kabupaten yang bisa memakan waktu berjam-jam.
Honda Balindo Poso kini hanya berjarak sekitar 2 km dari pusat Kota Poso. Layanan penjualan, servis, dan suku cadang resmi pun tersedia langsung di wilayah masing-masing tanpa harus keluar kota.
Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy mengatakan pengembangan jaringan mempertimbangkan kebutuhan konsumen, potensi pasar, dan pertumbuhan populasi kendaraan Honda di tiap wilayah.
Pernyataan itu menegaskan bahwa ekspansi kali ini bukan sekadar penambahan jumlah diler, melainkan respons terhadap permintaan riil di daerah yang sebelumnya kurang terlayani secara resmi.
Bagi pemilik Honda di empat kabupaten tersebut, dampak paling langsung adalah akses servis berkala dan suku cadang asli tanpa harus menempuh ratusan kilometer. Biaya transportasi dan waktu yang sebelumnya habis di perjalanan kini bisa ditekan.
Kehadiran diler resmi juga memudahkan proses klaim garansi dan pembelian unit baru. Pembeli di wilayah ini tidak lagi bergantung pada diler luar kota untuk urusan administrasi maupun perawatan kendaraan.
Meski jumlah diler bertambah, kualitas layanan purnajual di diler baru tetap perlu dibuktikan. Ketersediaan teknisi terlatih dan stok suku cadang di wilayah terpencil sering menjadi tantangan tersendiri bagi jaringan otomotif yang baru beroperasi.
Selain itu, populasi Honda di empat wilayah tersebut masih tergolong kecil — baru di atas 150 unit sepanjang 2026. Skala ekonomi diler baru ini akan bergantung pada pertumbuhan penjualan berikutnya.