BATAM — Ketua PWI Provinsi Kepulauan Riau Saibansah Dardani menyambut baik kepercayaan Kapolri kepada Irjen Asep Safrudin. Menurut dia, posisi Kabareskrim menuntut tanggung jawab besar karena membawahi fungsi penyelidikan dan penyidikan tindak pidana di tingkat nasional.
Dalam rotasi tersebut, jabatan Kapolda Kepri selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol. Suhendri. Sementara Asep meninggalkan Polda Kepri setelah memimpin wilayah kepulauan dan perbatasan itu sejak 2025.
PWI Kepri menilai kepemimpinan Asep selama bertugas di wilayah perbatasan menjadi pertimbangan pemberian Anugerah Warta Marwah kategori "Benteng Negeri". Penghargaan itu diberikan atas upaya menjaga keamanan dan ketertiban yang dinilai mendukung suasana kondusif bagi masyarakat dan dunia usaha.
"Atas berbagai prestasi itulah, PWI Provinsi Kepri menganugerahkan Anugerah Warta Marwah kepada Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin kategori Benteng Negeri," kata Saibansah, yang akrab disapa Cak Iban.
Pendekatan humanis dalam menjalankan tugas kepolisian turut menjadi pertimbangan. Salah satunya lewat pengenalan nilai budaya Melayu, termasuk Gurindam Dua Belas, dalam membangun komunikasi dengan warga setempat.
Bagi PWI Kepri, cara tersebut menunjukkan pemeliharaan keamanan tidak semata dilakukan melalui penegakan hukum. Komunikasi dan pendekatan sosial yang sesuai karakter masyarakat dinilai sama pentingnya.
Asep bukan nama baru di dunia reserse. Lulusan Akademi Kepolisian 1993 itu lahir di Bogor, 15 Juni 1969, dan berasal dari Sibanteng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.
Kariernya dimulai sebagai Kasat III Ditnarkoba Polda Metro Jaya pada 2010. Setahun kemudian ia menjabat Kapolres KP3 Tanjung Priok, lalu Kapolres Bogor pada 2012.
Sejumlah posisi lain pernah diembannya, mulai dari Wakapolres Metro Jakarta Barat dan Kapolresta Barelang pada 2014, Dirresnarkoba Polda Banten pada 2016, hingga Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri pada 2017 dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada 2018.
Kariernya berlanjut sebagai Karobindiklat Lemdiklat Polri pada 2019, Wakapolda Kalimantan Barat pada 2020, Wakapolda Kepri pada 2023, dan Kapolda Kepri pada 2025. Kini ia kembali ke Mabes Polri sebagai Kabareskrim.
Selama memimpin Polda Kepri, Asep menghadapi karakteristik wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Kejahatan lintas negara menjadi salah satu tantangan utama kepolisian di sana.
Pada September 2026, Polda Kepri memperkuat kerja sama dengan kepolisian Malaysia untuk menghadapi perdagangan orang, narkotika, penyelundupan, serta pertukaran informasi. Pengalaman itu disebut menambah rekam penugasan Asep dalam menangani persoalan keamanan berdimensi lintas wilayah dan lintas negara.
Saibansah berharap pengalaman Asep di berbagai daerah, termasuk Kepri, menjadi bekal menjalankan amanah sebagai Kabareskrim Polri. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Asep selama memimpin Polda Kepri.
"PWI Kepri terus mendukung dan mendoakan agar Irjen Asep sukses di tempat tugasnya yang baru. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan tetap memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya.