ANAMBAS — Serma Edi Sucipto mendaftarkan warga kurang mampu ke dalam aplikasi Pelinsos saat menyambangi kediaman warga di Desa Bukit Padi dan Desa Ulu Maras. Pendataan ini menempatkan Babinsa sebagai ujung tombak input data di tingkat desa, bukan sekadar petugas lapangan yang mencatat nama.
Warga yang didata menyambut baik kehadiran Babinsa. Mereka berharap data yang masuk ke aplikasi Pelinsos bisa membantu pemerintah menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran.
Pelinsos menjadi kanal pendataan warga kurang mampu yang datanya dipakai pemerintah untuk memetakan penerima bantuan. Babinsa ditugaskan sebagai Agen Pelinsos karena posisinya paling dekat dengan warga di tingkat desa.
Serma Edi Sucipto menjalankan pendataan ini sesuai arahan komando atas. Pendekatan dari pintu ke pintu dipilih agar kondisi riil warga terverifikasi langsung, bukan sekadar berdasarkan laporan administratif.
Kehadiran Babinsa di tengah warga mendapat sambutan positif. Warga merasa terbantu karena kondisi masyarakat kurang mampu bisa tercatat melalui sistem yang digunakan.
Pendataan yang dilakukan secara langsung dinilai memudahkan warga yang selama ini kesulitan mengurus administrasi bantuan. Data yang terkumpul diharapkan mempercepat proses verifikasi di tingkat desa.
Dua desa di wilayah Koramil 04/Letung itu menjadi lokasi pendataan kali ini. Kediaman warga di kedua desa disambangi satu per satu untuk memastikan tidak ada penerima bantuan yang terlewat.
Kegiatan pendataan melalui aplikasi Pelinsos berlangsung aman dan lancar. Babinsa melanjutkan tugas pendampingan warga sebagai bagian dari pembinaan teritorial di wilayah Kodim 0318/Natuna.