Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kepulauan Riau mencatat 4.109 rekening baru dibuka pelajar melalui program Gema Kepri Menabung 2026 hingga 20 September, atau sekitar 82,2 persen dari target 5.000 rekening hingga akhir tahun. Capaian itu disertai tambahan saldo sekitar Rp1,88 miliar, dengan Kota Batam menyumbang angka terbesar. Program yang didukung Surat Edaran Gubernur Kepri ini masih akan dilanjutkan lewat rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan pada Oktober.
BATAM — Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya menyebut program Gema Kepri Menabung menyasar 5.000 pelajar dan menargetkan pembukaan 5.000 rekening baru. Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau tentang Program Simpanan Pelajar (SimPel) dan Optimalisasi Bulan Menabung Tahun 2026 menjadi dasar pelaksanaannya sejak awal Agustus.
“Sejak awal Agustus dan hingga akhir tahun 2026, OJK bersama Pemprov Kepri melaksanakan Gema Kepri Menabung yang menyasar 5.000 pelajar dan menargetkan untuk membuka 5.000 rekening baru,” katanya saat dihubungi di Batam, Jumat.
Data per 20 September menunjukkan 105 sekolah dan perguruan tinggi telah mengikuti program dari target 100 satuan pendidikan. Jangkauan program terhadap satuan pendidikan pun melampaui sasaran yang ditetapkan.
Jumlah pelajar dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan tercatat 13.274 orang dari target 5.000, atau mencapai 265,5 persen. “Untuk peserta pelajar dan mahasiswa, capaiannya sudah melampaui target lebih dari dua kali lipat. Ini menunjukkan jangkauan kegiatan Gema Kepri Menabung cukup luas,” ujar Sinar.
Sebanyak 59 kegiatan dilaksanakan bank umum serta Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di Kepri. “Industri perbankan secara aktif berpartisipasi dalam pelaksanaan program, ini menunjukkan dukungan yang kuat terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Kepulauan Riau,” katanya.
Kota Batam mencatat capaian terbesar dengan 2.978 rekening baru dari 131 kegiatan dan saldo sekitar Rp1,2 miliar. Kabupaten Natuna menyusul dengan 257 rekening dan saldo Rp586,4 juta, lalu Karimun 270 rekening dengan saldo Rp27,5 juta.
Bintan mencatat 310 rekening dengan saldo Rp2,3 juta, Tanjungpinang 371 rekening dengan saldo Rp21,1 juta, Lingga 82 rekening dengan saldo Rp5,8 juta, serta Anambas 21 rekening dengan saldo Rp600 ribu.
Secara keseluruhan, rekening baru itu menghimpun tambahan saldo sekitar Rp1,88 miliar. Nominal simpanan pelajar yang sebelumnya direncanakan Rp48,13 miliar meningkat menjadi sekitar Rp50,00 miliar atau tumbuh 3,90 persen.
Meski sejumlah indikator melampaui target, Sinar menilai pembukaan rekening baru masih perlu didorong karena baru mencapai 82,2 persen. “Memang dari sisi jumlah rekening belum tercapai. Strategi terdekat, bulan Oktober ini adalah Bulan Inklusi Keuangan. Kita akan melakukan banyak kegiatan literasi dan inklusi,” katanya.
OJK akan berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia, perbankan, perusahaan asuransi, Pegadaian, dan BPJS untuk memperluas edukasi serta akses layanan keuangan bagi masyarakat, termasuk pelajar.
“Khusus Gema Kepri Menabung, OJK Kepri juga akan terus mendorong perbankan untuk mengedukasi pelajar di seluruh Kepri agar memiliki budaya menabung melalui rekening SimPel,” ujarnya.