LINGGA — Nyanyang menyampaikan hal tersebut saat menghadiri partai final sekaligus penutupan Kejuaraan Bola Voli Merawang Cup III 2026 di Lapangan Tuah Perkasa, Kampung Budus, Desa Merawang, Kecamatan Lingga. Turnamen yang berlangsung Sabtu, 3 Oktober 2026 malam itu memperebutkan Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.
Menurut Nyanyang, kompetisi seperti Merawang Cup III tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet muda, terutama dalam membangun mental dan sportivitas.
"Turnamen seperti ini harus kita dukung karena menjadi tempat bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan dan mengasah mental bertanding," ujar Nyanyang Haris Pratamura, Senin 5 Oktober 2026.
Nyanyang menjelaskan, kompetisi yang digelar secara rutin di tingkat desa maupun kabupaten dapat menjadi bagian dari proses untuk menemukan dan membina atlet potensial. Pengalaman bertanding dinilai penting sebagai bekal sebelum atlet mengikuti kompetisi pada tingkatan yang lebih tinggi.
Ia berharap berbagai turnamen olahraga di Kepri dapat melahirkan atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kabupaten Lingga maupun Provinsi Kepri ke tingkat yang lebih tinggi.
Pembinaan atlet, kata dia, membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, pelatih, klub, keluarga hingga masyarakat.
"Mari kita terus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berolahraga, berkompetisi, dan berprestasi," ucapnya.
Dalam partai final Merawang Cup III 2026, Tim Voli Putri Desa Senempek, Kecamatan Lingga Timur, menjadi juara pertama setelah mengalahkan Tim Voli Putri Desa Pena'ah.
Sementara kategori putra mempertemukan BS Squad dengan Poldam VC. BS Squad keluar sebagai juara pertama dan Poldam VC sebagai runner-up.