EVIDENT Institute Rilis 10 Wamen dan Waka Badan Berkinerja Tinggi di Kabinet Merah Putih

Penulis: Ronal Siregar  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:06:31 WIB
Lembaga riset EVIDENT Institute Indonesia merilis daftar 10 wakil menteri dan wakil kepala badan berkinerja tinggi di Kabinet Merah Putih.

KEPULAUAN RIAU — Lembaga riset independen EVIDENT Institute Indonesia merilis daftar 10 Wakil Menteri dan Wakil Kepala Badan Kabinet Merah Putih yang dinilai memiliki citra baik dan berkontribusi signifikan terhadap lembaganya. Kajian bertajuk "Analisis Popularitas dan Sorotan Publik terhadap Wakil Menteri dan Wakil Kepala Badan Kabinet Merah Putih" itu memotret periode 3 September 2025 hingga 3 September 2026. Hasilnya, kinerja para wamen dan waka badan dinilai mampu mendorong citra positif pemerintah.

Head of Research EVIDENT Institute Antonius Ivan Sudibyo menyatakan bahwa penilaian publik terhadap para wakil menteri dan wakil kepala badan terbentuk secara organik. Media massa memberi porsi pemberitaan melalui proses redaksi, sementara masyarakat menyalurkan tanggapan lewat unggahan dan interaksi aktif di media sosial.

"Dalam negara demokrasi yang menempatkan kebebasan berpendapat, publik secara langsung memberikan penilaian mereka pada para Wamen dan Waka Badan secara organik," tutur Antonius, dikutip Kamis (8/10/2026).

Mengapa Posisi Wamen dan Waka Badan Krusial bagi Citra Lembaga

Antonius menekankan bahwa reaksi media dan masyarakat tidak selalu bersifat positif. Tindakan negatif yang dilakukan seorang pejabat bisa dengan cepat menyeret nama institusinya.

Kondisi itu yang membuat peran wakil menteri dan wakil kepala badan menjadi penting. Mereka bukan sekadar pelengkap struktur, melainkan penopang citra kinerja lembaga tempat mereka bertugas.

Kajian EVIDENT Institute menemukan bahwa wamen dan waka badan memberikan efek citra yang signifikan terhadap lembaga mereka. Artinya, baik buruknya persepsi publik terhadap sebuah kementerian atau badan tidak bisa dilepaskan dari kinerja para wakilnya.

Kinerja Baik Tenggelam di Tengah Banjir Pemberitaan Negatif

Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki jumlah wakil menteri dan wakil kepala badan yang relatif banyak. Situasi ini memunculkan persoalan tersendiri.

Menurut EVIDENT Institute, kinerja baik yang sudah dijalankan para wamen dan waka badan kerap tenggelam. Pemberitaan negatif secara alami lebih menarik perhatian publik, sehingga capaian positif tidak selalu mendapat ruang yang setara.

Fenomena ini menjelaskan mengapa pemetaan citra menjadi penting. Tanpa pengukuran yang jelas, kontribusi seorang wakil menteri atau wakil kepala badan bisa luput dari perhatian publik maupun media.

Apa Isi Kajian EVIDENT Institute

Kajian EVIDENT Institute Indonesia memetakan popularitas dan sorotan publik terhadap para wamen dan waka badan selama periode 3 September 2025 sampai 3 September 2026. Dari kajian itu, lembaga ini menyusun daftar 10 nama yang dinilai memiliki citra baik di mata publik.

Metodologi yang dipakai menggabungkan dua kanal utama, yaitu pemberitaan media massa yang melewati proses redaksi dan percakapan publik di media sosial. Keduanya dibaca sebagai cerminan penilaian organik masyarakat.

EVIDENT Institute Indonesia merupakan lembaga riset independen yang bergerak di bidang analisis opini publik dan komunikasi politik. Hasil kajian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah dalam mengelola komunikasi kinerja kabinet.

Implikasi bagi Pemerintah dan Pembaca

Daftar 10 wamen dan waka badan versi EVIDENT Institute memberi gambaran bahwa citra lembaga tidak hanya ditentukan oleh menteri atau kepala badan. Wakilnya turut memegang peran besar.

Bagi pemerintah, temuan ini menjadi sinyal bahwa komunikasi kinerja perlu diperkuat. Capaian yang tidak terekspos berisiko kalah suara dari pemberitaan negatif yang lebih cepat menyebar.

Bagi publik, kajian semacam ini bisa menjadi bahan penilaian terhadap jalannya pemerintahan. Namun perlu dicatat bahwa survei dan kajian citra bersifat dinamis, mengikuti perkembangan isu dan peristiwa yang terjadi di lapangan.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top