KEPULAUAN RIAU — Grand Atrium Tunjungan Plaza 6 Surabaya dipenuhi orang tua dan anak pada hari kedua Morinaga Door of Future, Sabtu (10/10/2026). Kuota seluruh lomba penuh sejak pendaftaran dibuka, mulai Baby Crawling hingga Kids Fashion Show Mommy & Me.
Dunia Generasi Platinum (DGP) Morinaga menghadirkan rangkaian aktivitas edukatif yang menggabungkan bermain, lomba, dan eksplorasi teknologi. Acara ini dirancang agar orang tua bisa mengisi akhir pekan sekaligus mengasah potensi si kecil.
Hari kedua dibuka dengan school performance dari anak-anak TK Al-Azhar 15 Surabaya. Setelah itu, rangkaian lomba bergulir tanpa jeda, dari Baby Crawling sampai Kids Fashion Show.
Lomba Baby Crawling menjadi salah satu sesi yang paling dinanti. Juara 1 diraih Muhammad Arsya Al Faqih asal Surabaya Barat.
Orang tua Arsya, Enggal (45) dan Dewi (39), mengaku senang anaknya membawa pulang piala. Dewi menyebut suasana lomba membuat mereka bertemu banyak teman baru.
"Senang dan seru sekali, karena anaknya kalau di rumah memang aktif, kalau ada mainan langsung lari (merangkak). Habis lomba mau coba keseruan booth. Semoga ada acara seperti ini lagi yang diselenggarakan Morinaga, anak saya mau ikut," kata Dewi kepada detikcom, Sabtu (10/10/2026).
Setelah Baby Crawling, ada lomba Science & Technology kategori A untuk usia 1-3 tahun dan kategori B untuk usia 4-6 tahun. Lomba ini mengajak anak mengenal konsep sains sederhana lewat permainan.
Berikutnya, Kids Fashion Show Mommy & Me untuk usia 3-4 tahun, lalu Kids Fashion Show kategori A (5-6 tahun) dan kategori B (7-9 tahun). Moms dan si kecil tampil kompak di atas panggung.
Morinaga Door of Future kali ini mengangkat tema perkembangan kecerdasan anak di tengah kemajuan teknologi, khususnya artificial intelligence (AI). Orang tua diajak mempersiapkan si kecil sejak dini dengan fondasi nutrisi terbaik dan stimulasi yang tepat.
Senior Brand Manager Morinaga, Kenty Novita Pratiwi, menyebut antusiasme peserta hari kedua luar biasa. Seluruh kuota lomba terisi penuh sejak pendaftaran dibuka.
"Jadi kita sudah open registration itu dari sebelumnya. Jadi sebelumnya sudah open registration dan hari ini kebetulan full kuota semua lombanya. Jadi antusiasnya luar biasa banget," kata Kenty.
Ada pula talkshow edukatif bertajuk "AI Makin Pintar, Anak Kita Perlu Pintar Apa? Preparing Today for Tomorrow's Future Leaders". Narasumbernya adalah dokter spesialis anak dr. Sunny Mariana Samosir, Sp.A., M.Ked.Klin., dan Vally Valensia, M.Kom., dari Koding Next Surabaya.
Kenty menjelaskan, topik ini dipilih karena perkembangan AI bergerak semakin cepat. Orang tua perlu tahu fondasi utama menyiapkan anak, terutama nutrisi dan stimulasi.
Morinaga menyediakan tools bernama Multiple Intelligence Play Plan (MIPP) yang bisa diakses gratis oleh semua orang tua, baik pengguna Morinaga maupun bukan. Lewat MIPP, orang tua dapat melihat kecerdasan mana yang dominan pada anak dan butuh stimulasi lebih.
Ada juga Brainwave, tools gratis yang mengukur respons gelombang otak saat anak distimulasi atau melakukan kegiatan. Keduanya bisa dicoba langsung di lokasi acara.
Beberapa booth mengajak anak bermain sambil belajar. Di booth Emotion Mirror, anak bisa mengenali kecerdasan emosinya dan hasilnya dapat dibawa pulang.
Booth Creative Core punya dua aktivitas. Anak bisa bermain Beat Builder untuk membuat lagu yang bisa dibagikan, atau membuat tumbler di Prototype Chamber dan membawanya pulang.
Selanjutnya ada GrowMax dan Soyalimpic. Di GrowMax, anak memilih makanan sehat dan bernutrisi. Di Soyalimpic, si kecil menggabungkan gerakan fisik dengan ketangkasan otak. Keduanya menyediakan hadiah yang bisa dibawa pulang.
"Jadi seru banget, banyak banget games-nya, semua bisa dimanfaatkan sama bunda-bundanya di weekend ini. Kalau untuk booth-booth yang tadi saya sampaikan, itu ada sampai hari Minggu (11/10/2026)," pungkas Kenty.
Bagi yang belum sempat ikut lomba, masih ada waktu menikmati booth dan aktivitas seru bersama si kecil hingga Minggu (11/10/2026). Selain hadiah dan voucher, orang tua bisa langsung mencoba MIPP dan Brainwave untuk mengenal potensi anak lebih dalam.