ANAMBAS — Ribuan warga dari berbagai desa dan kelurahan di Kecamatan Jemaja memadati Lapangan Sepak Bola Kelurahan Letung sejak pagi. Mereka mengikuti senam bersama dan memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah kecamatan.
Camat Jemaja, Mudahir, S.Pi., memimpin langsung jalannya kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap awal bulan tersebut. Kegiatan ini diikuti jajaran pemerintah kecamatan, instansi vertikal, unsur TNI, Polri, serta masyarakat umum.
Layanan Kesehatan Gratis: Warga Antusias Periksa Kesehatan
Salah satu daya tarik utama MEB DAY kali ini adalah hadirnya pelayanan pengobatan gratis. Berkolaborasi dengan BLUD Puskesmas Jemaja, warga dapat berkonsultasi dengan tenaga medis dan memperoleh obat tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Para warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan tersebut. Mereka mengantre untuk memeriksakan kondisi kesehatan sekaligus berkonsultasi langsung dengan tenaga medis yang bertugas.
Kata Camat Jemaja: MEB DAY Bukan Sekadar Olahraga
Mudahir menegaskan bahwa MEB DAY dirancang sebagai wadah pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan untuk hadir di tengah warga.
"Kami ingin MEB DAY menjadi kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Selain membangun semangat hidup sehat dan mempererat silaturahmi, masyarakat juga dapat merasakan langsung pelayanan pemerintah, salah satunya melalui layanan kesehatan gratis dari BLUD Puskesmas Jemaja," ujarnya.
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan
Suasana kebersamaan terlihat hangat sepanjang acara berlangsung. Kehadiran aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat mencerminkan sinergi yang kuat dalam membangun Kecamatan Jemaja yang sehat dan harmonis.
Pemerintah Kecamatan Jemaja berkomitmen menghadirkan inovasi baru pada setiap pelaksanaan MEB DAY ke depan. Harapannya, manfaat kegiatan ini semakin luas dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan aparat keamanan dalam mewujudkan pelayanan publik yang dekat dengan warga. Semangat gotong royong yang terjaga diharapkan terus memperkuat kepedulian terhadap kesehatan di wilayah kepulauan tersebut.