Pencarian

BMKG Prediksi Hujan di 13 Daerah Indonesia Hari Ini, Sumut Paling Lebat

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 11:38:01 WIB
BMKG Prediksi Hujan di 13 Daerah Indonesia Hari Ini, Sumut Paling Lebat
BMKG memprediksi hujan di 13 daerah Indonesia pada Sabtu (3/10), dengan Sumatera Utara berpotensi dilanda hujan lebat hingga sangat lebat.

KEPULAUAN RIAU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan turun di 13 daerah Indonesia pada Sabtu (3/10), dengan Sumatera Utara berpotensi dilanda hujan lebat hingga sangat lebat. Potensi hujan ini muncul di tengah musim kemarau yang masih menekan sebagian besar wilayah selatan Indonesia. Gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial dan Kelvin disebut sebagai pemicu utama pembentukan awan hujan lokal.

BMKG merilis daftar wilayah berpotensi hujan lebat pada Sabtu (3/10) melalui laman resminya, Jumat (2/10). Selain Sumatera Utara, sejumlah provinsi di Sumatera, Jawa bagian barat, dan Kalimantan masuk daftar pantauan.

Wilayah yang diprediksi diguyur hujan meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung. Kemudian Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, serta Kalimantan Utara.

Dari 13 daerah itu, Sumatera Utara menjadi satu-satunya provinsi yang diprakirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Sisanya berpotensi hujan dengan intensitas lebih ringan.

Pemicu Utama: Gelombang Rossby dan Kelvin

BMKG menyebut Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif melintasi sebagian wilayah Sumatera. Sementara Gelombang Kelvin diprediksi aktif di sebagian Sumatera bagian tengah, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian utara, dan Maluku Utara.

Kedua gelombang atmosfer itu meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah yang dilintasinya. Suhu muka laut yang relatif hangat turut memperkuat proses konveksi di atmosfer.

Faktor lain adalah terbentuknya daerah konvergensi, perlambatan angin, dan belokan angin. Kombinasi kondisi ini membuat pertumbuhan awan hujan tetap meningkat meski musim kemarau sedang berlangsung.

Monsun Australia Masih Tekan Potensi Hujan

Di sisi lain, Monsun Australia diprakirakan menguat dalam beberapa hari ke depan. Penguatan ini menandakan meningkatnya pengaruh sistem tersebut dan aliran timuran di wilayah Indonesia bagian selatan.

Kondisi itu cenderung membatasi suplai uap air ke atmosfer. Dampaknya, potensi hujan di banyak wilayah Indonesia tetap tertekan.

"Interaksi faktor-faktor tersebut dapat memicu hujan secara lokal, meskipun secara umum penguatan Monsun Australia masih mendukung kondisi yang relatif lebih kering di Indonesia bagian selatan," jelas BMKG dalam laman resminya.

Daftar Daerah Berpotensi Angin Kencang

BMKG juga merilis daftar wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang pada periode yang sama. Tujuh provinsi masuk dalam pantauan ini.

Wilayah tersebut adalah Jawa Timur, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan. Angin kencang berpotensi mengganggu aktivitas luar ruang dan pelayaran di wilayah-wilayah itu.

Imbas bagi Aktivitas Harian

Hujan lokal di tengah musim kemarau kerap datang mendadak dengan intensitas tinggi dalam durasi singkat. Pola ini meningkatkan risiko genangan di kawasan perkotaan padat, terutama di Sumatera dan Jawa bagian barat.

Bagi pelaku usaha yang bergantung pada cuaca, seperti pertanian, logistik, dan transportasi, prakiraan ini menjadi acuan untuk menyesuaikan jadwal operasional. Sektor pariwisata di wilayah pantai juga perlu mewaspadai angin kencang yang menyertai perubahan cuaca.

BMKG mengimbau masyarakat di daerah pantauan untuk memantau pembaruan prakiraan cuaca secara berkala. Informasi terbaru tersedia melalui kanal resmi BMKG dan aplikasi Info BMKG.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks