BINTAN — Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad membuka langsung perlombaan Indofood Bintan Triathlon 2026 dengan melepas 583 peserta dari garis start. Event yang digelar di kawasan Lagoi Bay, Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, ini berlangsung selama dua hari, Sabtu (3/10/2026) hingga Minggu (4/10/2026).
Bupati Bintan Roby Kurniawan turut hadir dalam pembukaan ajang sport tourism tersebut. Komposisi peserta tahun ini didominasi atlet mancanegara, yakni sekitar 60 persen dari total 583 peserta, sedangkan 40 persen sisanya merupakan peserta dari Indonesia.
Dua atlet triathlon nasional yang pernah menyumbang medali SEA Games, Rashif Amila Yaqin dan Martina Ayu Pratiwi, ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Kategori Lomba dan Lintasan Renang-Sepeda-Lari
Peserta berkompetisi dalam sejumlah kategori, mulai dari Olympic, Sprint, Relay, Duathlon, Youth, Kids, Splash and Dash, hingga Family Duo. Lintasan lomba menggabungkan tiga cabang olahraga sekaligus.
Perlombaan dimulai dengan renang di perairan Lagoi Bay, dilanjutkan bersepeda melintasi kawasan Bintan Resorts, kemudian berlari mengelilingi kawasan Lagoi Bay. Konsep itu sejalan dengan tema yang diusung tahun ini, "Where Challenge Meets Paradise."
Kolaborasi Jadi Kunci Keberlanjutan Sport Tourism Kepri
Ansar menilai keberlangsungan sport tourism di Kepulauan Riau bergantung pada dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Ia menyebut kerja sama itu harus melibatkan pemerintah daerah, penyelenggara, hingga pelaku industri pariwisata.
"Kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara, pelaku pariwisata dan berbagai pihak, menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sport tourism di Kepulauan Riau," ujar Ansar.
Roby menyambut positif penyelenggaraan event tersebut. Menurutnya, Indofood Bintan Triathlon tidak sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan sektor pariwisata di Bintan.
"Indofood Bintan Triathlon bukan hanya tentang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan Bintan kepada masyarakat luas. Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan bahwa Bintan memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism," kata Roby.
450 Personel Medis hingga Keamanan Dikerahkan
Penyelenggaraan lomba melibatkan sekitar 450 orang yang terdiri dari tenaga medis, personel keamanan, dan tim operasional. Kehadiran peserta, pendamping, dan pengunjung selama event turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Sejumlah sektor yang merasakan dampaknya antara lain akomodasi, kuliner, transportasi, jasa penyewaan, serta berbagai layanan pariwisata. Indofood Bintan Triathlon sendiri telah menjadi bagian dari perkembangan sport tourism di Bintan selama lebih dari dua dekade, pertama kali digelar pada 2005.