Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini potensi sebaran kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membayangi seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau pada Minggu (4/10). Fenomena udara kabur akibat asap diprakirakan melingkupi hampir seluruh daerah di Kepri sejak malam hingga dini hari. BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena sebaran asap berpotensi menurunkan kualitas udara, mengganggu jarak pandang, dan memicu gangguan pernapasan.
BATAM — Peringatan dini BMKG Hang Nadim Batam menyebutkan kabut asap karhutla berpotensi menyelimuti tujuh kabupaten/kota di Kepulauan Riau sejak malam hingga dini hari. Wilayah yang terdampak meliputi Kota Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Anambas, hingga Natuna.
Masyarakat diminta mewaspadai penurunan kualitas udara di kawasan masing-masing. Jarak pandang pengendara juga berpotensi berkurang saat kabut asap menebal pada malam hari.
Mengapa Asap Karhutla Menyebar ke Hampir Seluruh Kepri?
BMKG mencatat kondisi cuaca di Kepulauan Riau secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan berintensitas ringan hingga sedang turut muncul akibat adanya belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepri yang memicu penumpukan massa udara.
Belokan angin tersebut memicu penumpukan massa udara. Kondisi itu yang membuat sebaran asap karhutla bergerak melintasi hampir seluruh wilayah provinsi.
Natuna Dapat Peringatan Dini Tambahan
Khusus untuk Kabupaten Natuna, BMKG merilis peringatan dini tambahan. Warga diminta mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang pada siang hari.
Suhu udara di wilayah Kepulauan Riau diprakirakan berada pada rentang 25 hingga 31 derajat Celsius. Kecepatan angin bertiup antara 0 hingga 17 km/jam dari arah selatan, barat, dan barat daya.
Dampak Kabut Asap bagi Kesehatan dan Mobilitas Warga
Kabut asap karhutla membawa risiko langsung bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan. Partikel asap dapat memicu iritasi saluran pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru.
Pengendara yang melintas pada malam hingga dini hari perlu mengurangi kecepatan. Jarak pandang yang menurun meningkatkan risiko kecelakaan di ruas jalan lintas kabupaten/kota.
Prakiraan Cuaca Kepri 4-5 Oktober 2026
BMKG merilis prakiraan cuaca kabupaten/kota di Kepulauan Riau untuk periode 4 hingga 5 Oktober 2026. Kondisi umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah.
Warga yang hendak beraktivitas di luar ruangan pada malam hari disarankan memantau pembaruan informasi cuaca dari BMKG. Peringatan dini ini berlaku menyusul potensi sebaran asap yang masih berlanjut hingga dini hari.