Pencarian

Bupati Natuna Cen Sui Lan Beberkan Capaian 27 Tahun dan Anggaran Rp637,5 Miliar di HUT Kabupaten Natuna

Senin, 12 Oktober 2026 • 09:01:31 WIB
Bupati Natuna Cen Sui Lan Beberkan Capaian 27 Tahun dan Anggaran Rp637,5 Miliar di HUT Kabupaten Natuna
Bupati Natuna Cen Sui Lan memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Natuna ke-27.

NATUNA — Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Natuna ke-27 mengusung tema "Arif Melangkah Berjaya Tuah" dan diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta berbagai unsur masyarakat. Wakil Bupati Jarmin Sidik, Sekretaris Daerah Boy Wijanarko Varianto, anggota DPRD Kabupaten Natuna, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, dan pimpinan Forum Koordinasi Perangkat Daerah turut hadir. Muhammad Amin bertindak sebagai pemimpin upacara.

Cen Sui Lan menyebut peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum mengenang sejarah, mengevaluasi hasil pembangunan, dan mengidentifikasi tantangan yang belum selesai.

"Selama 27 tahun perjalanan pembangunan Kabupaten Natuna telah mengalami berbagai perkembangan dan perubahan. Berbagai keberhasilan telah kita raih, namun masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang memerlukan perhatian, kesungguhan, dan kerja bersama," ujarnya.

IPM 78,94 Poin dan Kemiskinan Turun 0,44 Poin

Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Natuna pada 2025 mencapai 78,94 poin. Tingkat kemiskinan turun menjadi 4,81 persen, berkurang 0,44 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Rasio Gini tercatat 0,263 poin, sementara tingkat pengangguran terbuka mencapai 3,98 persen atau sedikit meningkat dibanding tahun sebelumnya. Cen Sui Lan menilai kondisi itu perlu ditindaklanjuti lewat peningkatan keterampilan tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja, dan penguatan usaha masyarakat.

Ekonomi Tanpa Migas Membaik ke 0,59 Persen

Pertumbuhan ekonomi Natuna hingga triwulan II 2026 tercatat 9,51 persen dengan migas. Tanpa migas, pertumbuhan mencapai 0,59 persen, membaik dibandingkan tahun sebelumnya yang mengalami kontraksi 1,61 persen.

Bupati menekankan pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya terlihat dalam angka statistik. Menurutnya, capaian itu harus mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta meningkatkan pendapatan nelayan, petani, dan pelaku usaha lokal.

Pasar JICA hingga Sekolah Rakyat di Daftar Program Strategis

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Natuna memperoleh dukungan anggaran dari APBN dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sekitar Rp637,53 miliar pada 2026. Dukungan itu diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat sektor perikanan dan pertanian, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sejumlah program strategis yang disampaikan dalam amanat tersebut meliputi:

  • Pembangunan Pasar JICA dengan anggaran Rp91,07 miliar
  • Program Kampung Nelayan Merah Putih di 20 lokasi dengan anggaran Rp95,73 miliar
  • Revitalisasi 62 sekolah (30 TK, 22 SD, 10 SMP) senilai Rp39,34 miliar
  • Pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran Rp215,74 miliar
  • Pembangunan jalan Kelarik Hulu–Segeram Rp41,7 miliar
  • Pembangunan pengaman pantai di kawasan Kepala Rp75,9 miliar
  • Perbaikan dan pemugaran 393 unit rumah tidak layak huni Rp7,86 miliar
  • Rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Selat Lampa Rp25,14 miliar
  • Pembangunan Jembatan Sekunyam–Pian Tengah Rp7,91 miliar

Hilirisasi Kelapa 350 Hektare dan Asuransi 4.361 Nelayan

Pemerintah mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pembangunan gudang Bulog di Pulau Laut, Midai, dan Serasan, serta program hilirisasi kelapa seluas 350 hektare. Di sektor pertanian, terdapat pembangunan jaringan irigasi air tanah senilai Rp12 miliar dan sejumlah program irigasi, konservasi, serta jalan usaha tani.

Di sektor perikanan, program asuransi memberikan perlindungan kepada 4.361 jiwa nelayan. Sebanyak 76 putra-putri Natuna juga menerima beasiswa pada 2026 untuk menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi.

Bupati Ajak Masyarakat Kawal Pelaksanaan Program

Cen Sui Lan menegaskan seluruh dukungan anggaran dan program pembangunan harus dikawal bersama agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, DPRD, instansi vertikal, dunia usaha, dan masyarakat.

"Keterbatasan yang ada harus menjadi pemacu ba—" ujarnya.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepriglobal.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks