BATAM — Wisuda ke-10 STIQ Kepri menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi yang berlokasi di Kompleks Qur'an Center, Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Batam. Sidang senat terbuka dipimpin langsung Ketua STIQ Kepri, Prof. Dr. H. Said Agil Hussein Al Munawar, M.A., yang juga Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Hadir dalam acara jajaran civitas akademika, keluarga wisudawan, guru besar, serta Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais). Koordinator Kopertais Wilayah XII yang juga Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, turut menyaksikan prosesi wisuda tersebut.
Direktur Qur'an Center, Dr. H. Mahadi Rahman, M.Pd., yang juga Kepala Dinas Sosial Pemprov Kepri, tampak mendampingi jalannya acara. Kehadiran sejumlah tokoh lintas institusi menandai posisi STIQ Kepri dalam peta pendidikan tinggi keagamaan di wilayah tersebut.
Rencana Wisuda ke-11 Dibarengi Lulusan Program Magister
Dalam sambutannya, Prof. Said Agil menyampaikan optimisme terhadap perkembangan STIQ Kepri sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu Al-Qur'an. Ia mengungkapkan harapan agar kampus tersebut terus berkembang dan mampu memperluas jenjang pendidikan yang diselenggarakan.
"Insya Allah pada wisuda ke-11 nanti akan dibarengi dengan wisuda program S2, dan akan ada wisuda ke-12, 13, dan seterusnya," ungkapnya.
Mantan Menteri Agama era Presiden Megawati Soekarnoputri itu berpesan kepada para wisudawan agar tidak berhenti menuntut ilmu setelah menyelesaikan pendidikan sarjana. Ia mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup sekaligus sumber inspirasi untuk mengembangkan pengetahuan.
Prof. Said Agil juga membagikan pengalaman perjalanan pendidikannya, baik di dalam negeri maupun ketika menimba ilmu di Makkah dan Madinah. "Al-Qur'an ini sumber ilmu yang tidak pernah habis. Jadi, teruslah berjuang untuk menuntut ilmu," tegasnya.
Ace Hasan Syadzily Ingatkan Tantangan SDM Menuju Indonesia Emas
Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana. Ia mengajak para lulusan tetap optimistis menghadapi masa depan serta terus meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran sepanjang hayat.
Dalam sambutannya, Ace Hasan membacakan beberapa bait pantun sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para wisudawan. "Selamat kepada wisudawan yang dituntun ilmu di bawah sinar Al-Qur'an," ungkapnya.
Ia juga memaparkan tantangan bangsa dalam menuju Indonesia Emas. Menurutnya, peningkatan sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor untuk mewujudkan Indonesia maju pada tahun berkenaan.
Ace Hasan menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika STIQ Kepri. Ia mengungkapkan bahwa Prof. Said Agil merupakan salah seorang dosennya ketika menempuh pendidikan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Selain itu, ia berterima kasih kepada sahabatnya, Dr. H. Mahadi Rahman, yang secara khusus mengundangnya memberikan kuliah umum dalam rangkaian wisuda.
Seratusan Mahasiswa Lulus dari Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Sebanyak seratusan mahasiswa dinyatakan lulus dari Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir pada perguruan tinggi yang berlokasi di Kompleks Qur'an Center, Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Batam. Pelaksanaan wisuda ini menjadi momentum penting bagi STIQ Kepri dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi di bidang ilmu Al-Qur'an dan tafsir.
Melalui kegiatan ini, STIQ Kepri diharapkan terus berkembang dalam memperkuat pendidikan tinggi berbasis Al-Qur'an serta melahirkan generasi sarjana yang berilmu, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.