Pencarian

Benchmark Nvidia RTX Spark: CPU Grace Kalah dari Apple M5 Pro

Kamis, 15 Oktober 2026 • 19:14:01 WIB
Benchmark Nvidia RTX Spark: CPU Grace Kalah dari Apple M5 Pro
Nvidia resmi merilis data benchmark RTX Spark dengan CPU Grace dan GPU Blackwell.

KEPULAUAN RIAU — Nvidia resmi membuka data benchmark RTX Spark, chip laptop berbasis Arm yang menggabungkan CPU Grace dengan GPU Blackwell dan memori terpadu hingga 128GB. Hasil Geekbench 7 menunjukkan skor single-core RTX Spark tertinggal jauh dari Apple M5 Pro, meski berhasil menyalip AMD dan Intel di kelas yang sama. Pengujian ini dilakukan langsung selama sepekan di laboratorium sebelum angka-angka resminya boleh dipublikasikan.

Pengujian berlangsung penuh selama tujuh hari menggunakan Surface Laptop Ultra sebagai perangkat uji. Nvidia sendiri membingkai RTX Spark bukan sekadar chip laptop biasa, melainkan kombinasi CPU berbasis Arm dan GPU Blackwell dalam satu paket memori terpadu. Angka yang dirilis baru mencakup hasil CPU; pengujian GPU, gaming, dan kemampuan AI lokal masih berjalan secara langsung.

Skor Geekbench 7: Single-Core Grace CPU Tertinggal dari Apple

Dari data Geekbench 7 yang sudah keluar, RTX Spark dengan konfigurasi 20-core CPU mencatat skor 2604 single-core dan 23610 multi-core. Angka ini menempatkannya di bawah Apple M5 Pro yang mencetak 3690 single-core dan 29659 multi-core.

Selisihnya cukup lebar di jalur single-core. Artinya, untuk tugas-tugas yang bergantung pada satu inti cepat, RTX Spark belum bisa menandingi chip Arm milik Apple.

Bersaing Ketat dengan Snapdragon X2 Elite Extreme

Di jalur multi-core, perlombaan jadi lebih rapat. Skor 23610 milik RTX Spark hanya terpaut tipis dari Snapdragon X2 Elite Extreme yang mencatat 23645. Keduanya berada di level yang nyaris setara.

Namun untuk single-core, Snapdragon X2 Elite Extreme masih unggul dengan 3214, sekitar 600 poin di atas RTX Spark. Ini menunjukkan bahwa keunggulan Nvidia di CPU Arm belum merata di semua metrik.

Masih Menang atas AMD Ryzen AI Max 395+ dan Intel Core Ultra x9 388H

Di sisi lain, RTX Spark berhasil mengalahkan dua pesaing x86. AMD Ryzen AI Max 395+ hanya mencetak 2407 single-core dan 20856 multi-core, sementara Intel Core Ultra x9 388H berada di posisi paling bawah dengan 2574 single-core dan 17223 multi-core.

Untuk pengguna yang selama ini memakai laptop berbasis AMD atau Intel di kelas yang sama, lompatan ke RTX Spark tetap terasa signifikan di beban kerja multi-core. Tapi bukan berarti RTX Spark otomatis jadi rajanya.

Tabel Perbandingan Skor Geekbench 7

  • Nvidia RTX Spark (20-core CPU) — 2604 single-core / 23610 multi-core
  • Apple M5 Pro — 3690 single-core / 29659 multi-core
  • Qualcomm Snapdragon X2 Elite Extreme — 3214 single-core / 23645 multi-core
  • AMD Ryzen AI Max 395+ — 2407 single-core / 20856 multi-core
  • Intel Core Ultra x9 388H — 2574 single-core / 17223 multi-core

Yang Belum Terjawab: Gaming, AI Lokal, dan Baterai

Nvidia mengklaim RTX Spark bisa menjalankan game, mengakselerasi AI lokal, dan memberi daya tahan baterai sepanjang hari. Semua klaim itu belum divalidasi angka dalam pengujian kali ini. Benchmark GPU, emulasi Arm untuk aplikasi x86, dan uji baterai masih berlangsung.

Justru di tiga area itulah taruhan terbesarnya. Kalau CPU saja belum bisa mengalahkan Apple, RTX Spark perlu menang besar di GPU atau efisiensi daya untuk membuat paket ini masuk akal secara harga.

Daftar Laptop RTX Spark yang Sudah Diumumkan

Beberapa vendor sudah membuka pemesanan atau penjualan laptop berbasis RTX Spark. Harganya bervariasi cukup jauh, dari kelas mainstream sampai workstation.

  • MS Surface Laptop Ultra — USD 2.599 di MS Store
  • HP OmniBook X AI 14 — USD 2.999 di HP
  • HP OmniBook Ultra AI 16 OLED — USD 3.199 di Best Buy
  • Lenovo Pro 9n — USD 2.999 di Lenovo
  • Lenovo Yoga 9n 2-in-1 — USD 2.999 di Lenovo
  • MSI Prestige N16 Flip AI+ OLED 2-in-1 — preorder USD 3.299 di MSI
  • Dell XPS 16 — USD 3.799 di Best Buy
  • Asus ProArt P14 — USD 6.499 di Asus
  • Asus ProArt P16 — USD 4.499 di Asus

Catatan untuk Calon Pembeli di Indonesia

Belum ada konfirmasi ketersediaan resmi RTX Spark di pasar Indonesia. Semua harga di atas masih dalam dolar AS dan belum termasuk pajak impor. Kalau mengikuti pola peluncuran chip Arm sebelumnya, versi Indonesia biasanya menyusul beberapa bulan setelah peluncuran global.

Untuk sekarang, angka Geekbench 7 ini perlu dibaca sebagai satu potongan saja dari gambaran besar. Klaim gaming, AI, dan baterai masih menunggu hasil uji yang belum keluar.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tomsguide.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks