ANAMBAS — Ratusan bendera dan paket sembako disalurkan langsung lewat jalur laut. Wakapolres Kepulauan Anambas, Kompol Shallahuddin, menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum mempererat hubungan Polri dengan masyarakat pesisir.
"Merah Putih bukan hanya bendera yang berkibar, tetapi simbol perjuangan, persatuan, dan pengorbanan para pahlawan," ujarnya di sela kegiatan, Sabtu (1/8/2026).
Personel Polres tidak hanya membagikan bendera di darat. Mereka mendatangi kapal-kapal nelayan yang bersandar di perairan Desa Sri Tanjung untuk memasangkan langsung Sang Saka Merah Putih di haluan kapal.
Selain itu, warga yang ditemui di pesisir juga menerima bendera untuk dipasang di rumah masing-masing. Total ada 100 lembar bendera yang disebar dalam kegiatan ini.
Pembagian bansos kepada 50 nelayan merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kompol Shallahuddin menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu meringankan beban warga.
"Harapan kami, bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para nelayan. Yang lebih penting lagi, semoga kebersamaan yang terjalin hari ini semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat," kata dia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel persiapan di Markas Komando Satpolairud Polres Kepulauan Anambas. Setelah itu, personel bergerak menuju lokasi menggunakan kapal patroli untuk menjangkau permukiman nelayan.
Pemilihan Desa Sri Tanjung sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Wilayah ini merupakan salah satu kantong nelayan aktif di Kecamatan Siantan yang aktivitasnya bergantung pada laut.
Polres Kepulauan Anambas berharap semangat kebangsaan tidak hanya tumbuh saat peringatan kemerdekaan. Ajakan mengibarkan bendera di kapal dan rumah diharapkan membiasakan warga menghayati nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat persatuan dan gotong royong, situasi kamtibmas di Kabupaten Kepulauan Anambas diharapkan tetap aman, damai, dan kondusif menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.