Pencarian

Wagub Kepri Panen Raya Cabai di Bintan, Petani Toapaya Utara Kirim 400 Kilogram ke Batam dan Tanjungpinang

Minggu, 23 Agustus 2026 • 15:39:02 WIB
Wagub Kepri Panen Raya Cabai di Bintan, Petani Toapaya Utara Kirim 400 Kilogram ke Batam dan Tanjungpinang
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura memanen cabai hijau bersama petani di lahan Poktan Bintan Jaya, Desa Toapaya Utara, Bintan, Kamis (20/8).

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, memanen langsung cabai hijau, nanas, dan pepaya california di lahan Kelompok Tani (Poktan) Bintan Jaya, Kampung Kangboy, Desa Toapaya Utara, Kabupaten Bintan, Kamis (20/8). Panen raya ini menjadi ajang evaluasi bantuan pemerintah daerah sekaligus peninjauan sentra pertanian yang memasok kebutuhan pangan ke Batam dan Tanjungpinang.

BINTAN — Di tengah terik matahari siang itu, para petani yang didominasi ibu-ibu bertopi caping tampak sibuk memetik cabai hijau dan mengumpulkannya ke dalam bakul. Rombongan Wagub Kepri berjalan menyusuri hamparan lahan seluas delapan hektare yang terbagi dalam beberapa petak tanaman.

Orang nomor dua di Kepri itu bahkan sempat mencicipi nanas yang baru saja dipetik langsung dari pohonnya. "Secara umum hasil panennya bagus. Nanasnya manis dan bebas hama," ujar Nyanyang.

Hasil Panen Tembus Pasar Batam dan Tanjungpinang

Lahan seluas 4.000 meter persegi untuk cabai hijau ini rutin dipanen setiap pekan. Dalam sekali pengiriman, hasil panen mencapai 400 kilogram dengan harga Rp40 ribu per kilogram.

Selain cabai, Poktan Bintan Jaya juga memasarkan pepaya california ke Tanjungpinang dan Batam dengan harga Rp8 ribu per kilogram. "Untuk pepaya, ada sekitar 1.000 pohon. Sekali panen, satu pohon bisa menghasilkan tiga buah," kata Kepala Desa Toapaya Utara, Said, yang juga seorang petani.

10 Buruh Tani Dipekerjakan, Upah Rp100 Ribu per Setengah Hari

Pengembangan lahan pertanian ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa. Sekitar 10 buruh tani dipekerjakan khusus untuk memanen hasil pertanian.

Dalam setengah hari kerja, seorang buruh tani rata-rata mampu memetik 25 kilogram cabai dengan upah Rp100 ribu atau lebih. Sektor ini menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga sekitar Kampung Kangboy.

Tantangan Cuaca Ekstrem dan Serangan Hama

Sektor pertanian di wilayah kepulauan ini memiliki tantangan tersendiri. Cuaca ekstrem, angin kencang, curah hujan yang tidak menentu, hingga kondisi tanah menjadi faktor utama yang memengaruhi produktivitas lahan.

Musim hujan sempat mengganggu perawatan tanaman cabai akibat serangan hama pada bagian pucuk. "Kami sebut itu penyakit embun bulu di bagian pucuk, tetapi masih bisa diatasi," ucap Said. Penyemprotan dimethoate menjadi solusi untuk menjaga kualitas dan tampilan fisik hasil panen.

Pemerintah Hadir, Pupuk Bersubsidi Jadi Prioritas

Dalam dialog langsung dengan para petani, sejumlah keluhan mengemuka. Mulai dari kendala pengairan, serangan hama, keterbatasan sarana produksi, hingga akses pasar.

Pemerintah daerah berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Salah satu langkah konkretnya adalah memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan lancar.

"Panen bersama ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir mendampingi para petani," tegas Wagub Kepri.

Lumbung Pangan Bintan Sejak 2022

Desa Toapaya Utara telah ditetapkan sebagai salah satu lumbung pangan oleh Pemerintah Kabupaten Bintan sejak 2022. Berbagai bentuk bantuan rutin disalurkan, mulai dari bibit, pupuk, hingga program penyuluhan pertanian.

Poktan Bintan Jaya yang diketuai Kaharudin (Ameng) menjadi kelompok tani unggulan. Penerapan sistem pertanian ramah iklim menjadi kunci andalan mereka. Kombinasi pupuk cair dan pupuk kandang dari kotoran ayam terbukti ampuh meningkatkan hasil panen sekaligus memperbaiki kesuburan tanah.

Masa panen tiap tanaman bervariasi. Pepaya california membutuhkan waktu delapan bulan dari masa tanam hingga panen perdana, dengan jadwal pemetikan rutin setiap tiga hari sekali.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks