Spider Challenge 2026 di Batam Pertemukan 67 Atlet Jujitsu dari 5 Kabupaten Kota, Siap Ukir Prestasi di Porprov Kepri

Penulis: Topan Lubis  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:36:01 WIB
Sejumlah atlet jujitsu bertanding dalam Spider Challenge 2026 di Mall Botania 2 Batamcentre, Batam, yang diikuti 67 atlet dari lima kabupaten kota di Kepri.

BATAM — Tujuh dojo dari Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, dan Lingga ambil bagian dalam kejuaraan yang digelar di Mall Botania (MB) 2 Batamcentre tersebut. Mereka adalah Dojo Kenacha, Dojo Kenzo, Dojo Bhatara Sakti, Dojo Yonif TP 849/Beladau Sakti, Dojo IJI Batam, MMA Tanjungpinang, dan PUMMA Karimun.

Ketua Panitia Spider Challenge 2026 menyebut kehadiran seluruh dojo menjadi sinyal kuat semangat kebersamaan membangun prestasi jujitsu di daerah. "Kehadiran seluruh dojo menjadi bukti semangat kebersamaan dalam membangun prestasi olahraga jujitsu di daerah kita," ujarnya.

Menakar Kesiapan Atlet Sebelum Porprov Kepri 2026

Turnamen ini bukan sekadar perebutan gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi menjadi ruang bagi atlet untuk mengasah teknik, memperkuat mental bertanding, dan mempererat persaudaraan antardojo.

Habibi berpesan agar seluruh atlet memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. "Kami berharap seluruh atlet memanfaatkan kesempatan ini untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan kualitas teknik dan mental," pesannya.

Jaring Bibit Baru untuk Kejurnas Hingga PON

Ketua Umum Pengurus Jujitsu Kepulauan Riau, Rozi Juhendra, menegaskan kompetisi ini merupakan wujud komitmen pengurus dalam pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ia menilai kompetisi antardojo menjadi instrumen penting untuk memantau perkembangan atlet sekaligus menambah jam terbang sebelum tampil di level yang lebih tinggi.

"Kami ingin kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan yang berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, kami bisa melihat perkembangan atlet, menjaring bibit-bibit baru, dan mempersiapkan mereka menghadapi Porprov hingga kejuaraan nasional. Kami juga berharap dukungan dari pemerintah setempat," harapnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh dojo, pelatih, atlet, dan orang tua yang konsisten mendukung perkembangan jujitsu di Kepri. Menurutnya, kolaborasi semua pihak menjadi kunci lahirnya atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Jujitsu Kepri Sumbang Medali di PON Aceh-Sumut

Ketua KONI Kepulauan Riau, Usep RS, yang membuka secara resmi turnamen ini mengapresiasi Pengprov Jujitsu Kepri yang rutin menggelar kejuaraan. Ia menilai kompetisi seperti Spider Challenge berperan strategis dalam menjaring atlet potensial untuk Porprov Kepri hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).

Usep menyebut jujitsu telah memberi kontribusi positif bagi prestasi olahraga Kepri, termasuk dalam perolehan medali pada PON Aceh-Sumatera Utara. Meski tergolong cabang olahraga yang masih berkembang, jujitsu kini semakin diminati generasi muda dan telah menyebar di berbagai kabupaten dan kota.

"Kami berharap Jujitsu Kepri terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau, baik di tingkat nasional maupun internasional," bebernya.

Spider Challenge 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan pembinaan atlet sekaligus meningkatkan kesiapan kontingen Kepri menghadapi berbagai kejuaraan mendatang. Tampak hadir dalam acara tersebut Dispora Kota Batam, KONI Batam, KONI Kepri, dan Ketua PWI Kepri.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: wartakepri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top