Telkom Tanam 20 Ribu Mangrove di Jepara dan Manggarai Barat, Target Serap Emisi Karbon

Penulis: Topan Lubis  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 11:04:01 WIB
Relawan TelkomGroup menanam bibit mangrove di Desa Kedungmalang, Jepara, untuk rehabilitasi ekosistem pesisir yang terdampak abrasi.

KEPULAUAN RIAU — TelkomGroup memilih dua lokasi dengan karakteristik berbeda untuk program tanam mangrove ini. Di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, sebanyak 10.000 bibit ditanam karena kawasan tersebut terdampak abrasi dan membutuhkan rehabilitasi ekosistem sebagai pelindung alami garis pantai.

Penanaman melibatkan relawan dari holding company, Telkom Regional III, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), dan PT Telkom Akses. Mereka bergotong royong bersama masyarakat dan pemerintah setempat untuk memperkuat ketahanan kawasan pesisir.

Sementara itu, di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, 10.000 bibit lainnya ditanam di area bernilai ekologis tinggi. Lokasi ini berdekatan dengan infrastruktur digital TelkomGroup, sehingga program ini menjadi wujud tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan di sekitar aset operasionalnya.

Rumah Edukasi Mangrove untuk Warga Pesisir

Di Golo Sepang, rangkaian kegiatan tidak berhenti pada penanaman bibit. TelkomGroup mengaktivasi Rumah Edukasi Mangrove yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan konservasi bagi masyarakat pesisir.

Fasilitas ini dirancang untuk mengembangkan kapasitas warga dalam pengelolaan ekosistem pesisir. Program ini menjadi ruang kolaborasi untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pelestarian mangrove serta mendorong pengelolaan kawasan yang berkelanjutan.

EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto menegaskan bahwa setiap aktivitas operasional perusahaan harus memberi nilai tambah bagi wilayah tempat mereka hadir.

"Kami berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari tanggung jawab kami terhadap lingkungan," ujarnya.

Keberlanjutan Berjalan Seiring Konektivitas Digital

VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menambahkan, keberlanjutan tidak hanya diwujudkan lewat pembangunan infrastruktur ramah lingkungan. Perusahaan juga harus berkontribusi nyata dalam menjaga alam dan memberdayakan warga di sekitar wilayah operasional.

"Kami percaya bahwa keberlanjutan harus tumbuh bersama kemajuan teknologi. TelkomGroup tidak hanya membangun konektivitas digital, tetapi juga peduli terhadap kondisi alam, menjaga ekosistem dan memberdayakan masyarakat agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan," kata Gunawan.

Sepanjang periode 2024–2026, TelkomGroup telah merealisasikan penanaman 179.150 bibit mangrove di berbagai daerah pesisir Indonesia. Jumlah tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan inisiatif rehabilitasi ekosistem pesisir.

Langkah ini sejalan dengan fokus Danantara Indonesia dalam memperkuat praktik bisnis berorientasi keberlanjutan, pengelolaan aset yang bertanggung jawab, serta penciptaan dampak positif bagi lingkungan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui program ini, TelkomGroup mengintegrasikan pembangunan teknologi dengan konservasi alam dan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: jatengdaily.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top