BATAM — Suhu udara terik merata dirasakan warga dari Batam hingga Kepulauan Anambas. Berdasarkan laporan BMKG yang dikutip Minggu, rentang suhu harian diprakirakan berada di angka 25 hingga 33 derajat Celsius.
Kondisi ini terjadi karena kelembapan udara di lapisan atas relatif rendah. Hembusan angin yang cukup kuat di sekitar wilayah Kepri turut meminimalkan pasokan uap air yang biasanya mendukung pembentukan awan hujan.
Meski didominasi cerah berawan hingga berawan, BMKG mencatat potensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi. Hal ini disebabkan adanya aktivitas konvektif lokal yang muncul secara sporadis.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan tetap disarankan menyiapkan perlindungan dari panas matahari. Namun, bagi yang berada di wilayah terdampak awan konvektif, hujan bisa turun di luar prakiraan umum.
Secara terpisah, pola angin diprakirakan bertiup dominan dari arah Selatan hingga Timur. Kecepatannya bervariasi antara 4 hingga 25 kilometer per jam.
Kecepatan angin yang cukup tinggi ini tidak hanya memengaruhi pembentukan awan, tetapi juga berdampak pada aktivitas pelayaran di perairan Kepri. Nelayan dan operator kapal antar pulau diimbau mewaspadai potensi angin kencang saat cuaca sedang terik.
Untuk informasi lebih rinci, BMKG menyediakan pembaruan prakiraan cuaca yang dapat diakses masyarakat melalui kanal resmi dan aplikasi infoBMKG.