IPK Kepri Tanam Mangrove di 5 Titik Pesisir Batam untuk HUT ke-57, Wagub Siap Hadir

Penulis: Maruli Sinaga  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:05:31 WIB
Wakil Gubernur Kepri dijadwalkan menghadiri puncak penanaman mangrove di Pantai Vio Vio, Batam.

BATAM — Rangkaian HUT ke-57 Ikatan Pemuda Karya (IPK) tahun ini tidak sekadar seremonial. Organisasi kepemudaan tersebut menggelar gerakan penanaman pohon mangrove di lima titik pesisir Kota Batam, sebuah langkah yang dinilai sebagai warisan nyata bagi lingkungan dan masyarakat pesisir.

Ketua IPK Provinsi Kepri, Budi Bukti Purba, menyebut kegiatan ini sengaja dirancang untuk meninggalkan manfaat jangka panjang. "Organisasi tidak cukup hanya berkumpul dan melakukan seremoni, tetapi juga harus meninggalkan manfaat dan warisan (legacy) yang dapat dirasakan langsung masyarakat dan lingkungan," ujarnya.

Lokasi Penanaman dan Dukungan Wagub Kepri

Penanaman mangrove akan difokuskan di kawasan Pantai Vio Vio, Barelang, serta Teluk Mata Ikan. Selain dua lokasi utama tersebut, panitia juga menyiapkan titik tanam di Kebun Raya Batam, Belakang Padang, dan beberapa kawasan pesisir lainnya.

Ketua Panitia Kegiatan IPK Kepri Peduli Lingkungan, Alex A. Simatupang, menegaskan pemilihan lokasi tidak dilakukan asal-asalan. Kawasan tersebut dinilai krusial untuk menjaga garis pantai dari abrasi dan menjadi habitat biota laut. "Kami ingin ada sesuatu yang ditinggalkan dan memberikan manfaat. Penanaman mangrove ini menjadi bentuk nyata kepedulian berkelanjutan terhadap lingkungan," kata Alex yang juga mantan Sekretaris Jenderal AMPHIBI Indonesia.

Kegiatan ini mendapat atensi khusus dari Wakil Gubernur Kepri, Dr. Nyangnyang Haris Pratamura. Budi Bukti Purba menyebut Wagub dijadwalkan hadir langsung dalam acara puncak yang digelar di Pantai Vio Vio tersebut.

Mangrove dan Ketahanan Pesisir Kepri

Pemilihan mangrove bukan tanpa alasan. Bagi Kepulauan Riau yang memiliki garis pantai panjang dan ribuan pulau kecil, ekosistem ini berperan vital dalam mencegah abrasi serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Keberadaan hutan mangrove juga menjadi tempat berkembang biaknya berbagai organisme laut yang menjadi tumpuan hidup nelayan.

Semangat yang diusung dalam kegiatan ini adalah konsep menanam, merawat, dan menjaga. Artinya, aksi ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni HUT, melainkan berlanjut menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan warga sekitar.

Dukungan juga datang dari Ketua IPK Kota Batam, Devin Hutabarat. Dalam rapat panitia yang digelar Minggu (9/8/2026) di Sekretariat IPK Kepri, ia menyatakan kesiapan organisasinya untuk menyukseskan gerakan peduli lingkungan ini demi masa depan pesisir Batam.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: prolkn.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top