TANJUNGPINANG — Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa masa depan daerah tidak hanya ditentukan di ruang pemerintahan, tetapi juga di ruang kelas dan forum diskusi kampus. Pernyataan itu disampaikan dalam pidato tertulis yang dibacakan Ketua Harian I ICMI Orwil Kepri, Ridarman Bay, di hadapan civitas akademika Poltekkes Tanjungpinang.
"Kita ingin mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kapasitas ilmu, karakter, kepedulian sosial, serta keberanian mengambil peran dalam pembangunan daerah," ujar Ansar dalam sambutan yang dibacakan Ridarman.
Menurut Ansar, program Goes To Kampus merupakan ikhtiar ICMI membangun ruang dialog antara dunia intelektual, kampus, masyarakat, dan pemerintah. Ia meyakini mahasiswa yang kini duduk di bangku kuliah akan melanjutkan estafet kepemimpinan daerah satu dekade mendatang.
Di era disrupsi teknologi, Gubernur Kepri juga menyoroti pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI). Kemajuan teknologi harus diadopsi secara bijak, terutama di sektor kesehatan agar mampu menjadi pusat layanan optimal bagi masyarakat.
Direktur Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, Purbianto, mengapresiasi ICMI Kepri yang memilih kampusnya sebagai lokasi kegiatan. Saat ini Poltekkes Tanjungpinang memiliki sekitar 1.100 mahasiswa yang tersebar di tiga program studi Diploma 3 (D3), yaitu Keperawatan, Kebidanan, dan Sanitasi.
"Semua prodi ini sangat diperlukan untuk layanan kesehatan di wilayah Kepri. Mahasiswa kami juga banyak yang berasal dari pulau-pulau, dan nantinya mereka akan melaksanakan pengabdian di daerah asal masing-masing," jelas Purbianto.
Setelah seremoni pembukaan, acara dilanjutkan dengan diskusi panel yang dimoderatori Nur Aisyah Fatmasari. Tiga narasumber dihadirkan: Kepala Dispora Provinsi Kepri Dr. Darson, Dewan Pakar ICMI Kepri Drs. Zamzami A Karim, dan Direktur Poltekkes Kemenkes Purbianto.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan disambut antusias para mahasiswa. Turut hadir Staf Khusus Gubernur Kepri Suyono Saeran serta perwakilan Kepala Badan Kesbangpol Kepri.
Rangkaian pembukaan seminar berlangsung khidmat, diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, sholawat busyro, Himne ICMI, pembacaan ayat suci Al-Quran, serta doa bersama. Peserta yang hadir didominasi kalangan mahasiswi.