Peringatan Maulid Nabi di Masjid Namirah Batam, Santri TPQ Diajarkan Tiga Akhlak Rasulullah untuk Diamalkan Sehari-hari

Penulis: Maruli Sinaga  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:10:01 WIB
Santri TPQ Namirah mengikuti pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Namirah Cahaya Garden, Bengkong, Batam.

BATAM — Masjid Namirah Cahaya Garden, Bengkong, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang berlangsung khidmat pada malam hari. Acara ini dihadiri para santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Namirah, pengurus DKM, wali santri, hingga tokoh masyarakat setempat.

Ketua DKM Masjid Namirah, Ahmad Syukuri Hadi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan agenda rutin tahunan dalam rangkaian Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Ia menegaskan momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan media pendidikan karakter bagi generasi muda.

"Tujuannya mengajarkan anak-anak generasi muda kita, para santri TPQ Namirah serta seluruh jamaah untuk terus meningkatkan kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW," ujarnya dalam sambutan.

Santri Tampil di Depan Jamaah Sebagai Bagian dari Pendidikan

Rangkaian acara diawali dengan penampilan Hadroh Al Musafir yang diikuti pembacaan Surah Al-Fatihah oleh guru TPQ. Suasana semakin khusyuk saat santri cilik, Ananda Abi, melantunkan ayat suci Al-Qur'an di hadapan para jamaah.

Keterlibatan anak-anak dalam setiap sesi menjadi perhatian utama panitia. Mereka tidak hanya belajar membaca Al-Qur'an di kelas, tetapi juga dilatih tampil dan memahami nilai-nilai keteladanan Rasulullah melalui momentum keagamaan seperti ini.

Tiga Akhlak Rasulullah yang Disampaikan dalam Tausiyah

Puncak acara diisi tausiyah oleh DR. H. Muhammad Zainuddin, M.Sc. Ia mengajak jamaah memperbanyak rasa syukur atas nikmat Allah SWT dan mewujudkan kecintaan kepada Nabi melalui perbuatan nyata, bukan hanya lisan.

Setidaknya ada tiga akhlak Rasulullah yang disampaikan untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari:

  • Memberi kepada orang yang tidak pernah memberi.
  • Memaafkan orang yang berbuat zalim kepada kita.
  • Menyambung silaturahim dengan orang yang memutus silaturahim.

Pesan sederhana itu menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus tercermin dari sikap dan perilaku, terutama di tengah interaksi sosial antarwarga.

Mahalul Qiyam dan Dukungan Pembangunan Lantai Dua Masjid

Momen paling menggetarkan hadir saat pembacaan Mahalul Qiyam yang dipimpin Kyai Musenni, S.Pd. Lantunan shalawat yang menggema di ruang utama masjid membuat jamaah larut dalam kekhusyukan.

Di sela kegiatan, DKM juga menyampaikan laporan progres pembangunan lantai dua masjid. Infak dan sedekah jamaah yang terkumpul selama ini terus dialokasikan untuk menyelesaikan fasilitas ibadah tersebut.

Sekretaris DKM Namirah, Muhammad Parso, mengapresiasi antusiasme jamaah. "Alhamdulillah, kegiatan PHBI Maulid pada malam hari ini berlangsung ramai dan lancar," tuturnya.

Makan Bersama Nasi Ayam Bakar Tutup Rangkaian Acara

Acara ditutup dengan doa dan ramah tamah. Jamaah menikmati makan malam bersama dengan menu nasi ayam bakar, duduk berdampingan tanpa sekat antara pengurus, guru, santri, dan warga.

Suasana keakraban ini dinilai menjadi perekat silaturahim yang kuat. Masjid Namirah Cahaya Garden berkomitmen menjadikan kegiatan keagamaan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi ruang pembinaan umat yang berkelanjutan.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: katasiber.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top