Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Tinjau Drainase di Tanjung Piayu hingga PJU Laksamana Bintan, Progres Capai 63 Persen

Penulis: Topan Lubis  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:11:31 WIB
Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra meninjau progres pengerjaan drainase di Jalan S. Parman, Tanjung Piayu, yang telah mencapai 63 persen.

BATAM — Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya membenahi infrastruktur perkotaan secara terintegrasi. Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung sejumlah titik rawan banjir dan ruas jalan yang belum memiliki penerangan memadai, Selasa (25/8/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap pekerjaan fisik di lapangan benar-benar menjawab kebutuhan warga, bukan sekadar menyelesaikan proyek. Li Claudia menekankan bahwa saluran drainase harus berfungsi optimal, aliran air memiliki jalur yang jelas, dan penerangan jalan hadir untuk memberikan rasa aman.

Progres Drainase S. Parman Capai 63 Persen, Li Claudia Ingatkan soal Utilitas Bawah Tanah

Peninjauan pertama dilakukan di Drainase Jalan S. Parman, Tanjung Piayu, Kecamatan Sungai Beduk. Pekerjaan drainase di kawasan ini membentang sekitar 800 meter, atau total 1.600 meter jika dihitung dari sisi kiri dan kanan dinding penahan tanah (DPT).

Saat ditinjau, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 63 persen. Li Claudia meminta pengerjaan dilakukan dengan cermat, terutama karena ada berbagai utilitas yang tertanam di bawah permukaan tanah.

“Kita juga harus tahu di bawahnya ada apa, seperti kabel dan sebagainya. Jangan menggali dengan meraba-raba. Datanya juga harus jelas, alirannya ke mana. Ini perlu koordinasi dengan BP Batam,” tegasnya.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pembangunan drainase tidak boleh dilakukan secara parsial. Kesalahan dalam membaca kondisi bawah tanah maupun arah aliran air justru berpotensi menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Normalisasi Saluran di Depan RS Graha Hermain: Lebar Saluran Disebut Wajib Menyesuaikan ROW

Dari Tanjung Piayu, rombongan melanjutkan peninjauan ke Drainase Jalan Letjend Suprapto, tepatnya di depan Rumah Sakit Graha Hermain, Batuaji. Di lokasi ini, Li Claudia meminta pelebaran saluran dan jembatan disesuaikan dengan ruang milik jalan (row) yang tersedia.

Pembenahan drainase diminta melihat sistem secara keseluruhan, dari hulu hingga hilir. Saluran yang menyempit maupun titik yang mengalami pendangkalan harus ditangani agar air dapat mengalir lebih lancar.

Untuk lokasi yang membutuhkan normalisasi, ia meminta penggunaan alat berat dilakukan secara tepat. “Pekerjaan harus berjalan, tetapi lalu lintas dan aktivitas warga jangan sampai terganggu,” katanya.

Peninjauan kemudian berlanjut ke kawasan spillway di Jalan Letjend Suprapto, Muka Kuning, tepatnya di belakang Rusun Pemko. Kawasan ini menjadi salah satu titik perhatian dalam upaya membenahi sistem drainase Batam secara lebih menyeluruh.

PJU di Jalan Laksamana Bintan Diminta Segera Dipercepat

Perhatian Li Claudia tidak berhenti pada persoalan genangan dan banjir. Infrastruktur jalan juga harus memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama ketika malam hari.

Ia meminta perencanaan penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Laksamana Bintan, mulai dari Simpang Pollux hingga Simpang Telkom, Kecamatan Batam Kota, segera dipercepat. Ruas jalan tersebut dinilai membutuhkan penerangan yang memadai.

Kehadiran PJU diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga meningkatkan visibilitas pengguna jalan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.

“Kita ingin Batam lebih baik. Karena itu, setiap pekerjaan harus benar-benar dipikirkan manfaat dan dampaknya,” ujarnya.

Peninjauan ini memperlihatkan bahwa persoalan infrastruktur Batam harus ditangani secara terintegrasi. Drainase, jalan, jembatan, utilitas hingga PJU saling berkaitan dan membutuhkan perencanaan serta koordinasi lintas instansi.

Penanganan banjir tidak cukup hanya ketika air sudah menggenang. Begitu pula penerangan jalan tidak cukup hanya dengan memasang lampu. Semuanya membutuhkan perencanaan matang, koordinasi dan pengawasan agar setiap rupiah pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi warga Batam.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: katasiber.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top