BMKG Batam Peringatkan Kabut Asap Karhutla di 5 Kabupaten-Kota Kepri, Waspadai Jarak Pandang

Penulis: Ronal Siregar  •  Senin, 21 September 2026 | 06:31:01 WIB
BMKG Batam memperingatkan potensi kabut asap karhutla di lima kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.

BATAM — BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memprakirakan cuaca di Provinsi Kepulauan Riau secara umum berawan hingga berawan tebal. Meski demikian, potensi hujan ringan sampai sedang masih berpeluang terjadi di beberapa wilayah pada pagi dan siang hari.

Kondisi itu dipicu belokan angin atau shearline di sekitar wilayah Kepulauan Riau. Pola angin tersebut menyebabkan penumpukan massa udara sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan.

Lima Wilayah Diminta Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG memberikan peringatan khusus agar warga mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan berpotensi disertai petir atau kilat dan angin kencang pada pagi hingga siang hari.

Wilayah yang diminta waspada meliputi Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Anambas.

Kabut Asap Karhutla Ancam Jarak Pandang dan Pernapasan

Selain cuaca hujan, BMKG menyoroti potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kepulauan Riau. Asap karhutla dinilai dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan warga.

"Waspada potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kepulauan Riau yang dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan," demikian laporan BMKG.

Prakiraan Berlaku 24 Jam Mulai Minggu Pagi

Rincian prakiraan cuaca per daerah di Kepulauan Riau berlaku mulai Minggu, 20 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga Senin, 21 September 2026 pukul 07.00 WIB.

BMKG mengimbau warga di lima kabupaten dan kota tersebut untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Pengendara yang melintas di wilayah berpotensi kabut asap diminta mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu kendaraan.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top