Eks Kreator Konten IKN Beralih Jadi Ojol, Karya Dokumentasi Diserahkan ke ANRI

Penulis: Ronal Siregar  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 17:03:01 WIB
Dian Rana, eks kreator konten IKN, kini beralih profesi menjadi pengemudi ojol di Balikpapan.

KEPULAUAN RIAU — Dian Rana, 36 tahun, bukan lagi kreator konten yang setiap hari merekam proyek strategis nasional. Pria yang pernah namanya melambung sebagai dokumentator independen pembangunan IKN itu kini memilih menjadi pengemudi ojol di Balikpapan. Keputusan itu, menurutnya, bukan impulsif, melainkan hasil kalkulasi panjang sejak akhir tahun lalu.

"Saya sudah putuskan sejak akhir 2025 untuk beralih, tidak lagi fokus khusus ke IKN. Saya juga ngontrak di sini, kalau terus bertahan enggak akan kebayar kontrakannya," kata Dian kepada detikKalimantan, Selasa (9/6/2026).

Penghasilan Terus Tergerus, Tabungan Menipis

Dian mengandalkan pemasukan dari kanal YouTube yang berisi dokumentasi progres pembangunan IKN. Selama empat tahun, konten-konten itu menjadi rujukan bagi publik yang ingin mengetahui perkembangan ibu kota baru. Namun, belakangan, jumlah penonton videonya terus merosot.

Menurut Dian, penurunan itu terjadi karena akses ke kawasan IKN semakin terbuka dan banyak kreator lain membuat konten serupa. Akibatnya, pendapatan dari iklan YouTube tak lagi cukup untuk menutup biaya hidup dan kebutuhan keluarga di Balikpapan.

"Kalau saya terus bertahan seperti itu, saya enggak akan bisa bertahan secara keuangan. Tabungan saya juga sudah menipis," ujarnya.

27 Video Dokumentasi Diserahkan ke ANRI

Sebelum benar-benar meninggalkan profesinya, Dian memastikan karya-karyanya tak hilang begitu saja. Ia mengajukan 27 video dokumentasi IKN miliknya ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Sebagian di antaranya telah dinyatakan memenuhi syarat sebagai arsip statis.

Langkah itu, kata Dian, dilakukan agar dokumentasi yang ia buat selama bertahun-tahun bisa menjadi catatan sejarah pembangunan IKN. "Saya ingin ada jejak bahwa saya pernah berjuang dan mendokumentasikan Ibu Kota Nusantara," katanya.

Harapan Baru dari Balikpapan

Kini, Dian bersiap memulai hari-hari baru sebagai pengemudi ojol. Ia telah mendaftar di platform transportasi online dan tengah menunggu atribut kerja. Rencananya, ia mulai menarik penumpang pada pertengahan bulan ini.

Menurut Dian, menjadi ojol setidaknya memberi harapan akan penghasilan yang lebih pasti ketimbang mengandalkan pendapatan dari konten digital yang tak menentu. "Kalau di Balikpapan saya pikir masih bisa narik ojol. Setidaknya ada harapan. Saya juga ingin mencoba sesuatu yang baru untuk keluarga," tuturnya.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top