Kakan Kemenag Bintan Abu Sufyan Puji RA Bahrul Ulum, Program Tahfiz Jadi Daya Tarik Utama Orang Tua

Penulis: Ronal Siregar  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 20:46:01 WIB
Kakan Kemenag Bintan Abu Sufyan mengapresiasi program tahfiz RA Bahrul Ulum sebagai daya tarik utama orang tua.

BINTAN — Abu Sufyan hadir langsung dalam acara Haflah Akhirussanah dan Pentas Seni RA Bahrul Ulum Barulung yang digelar di Jalan Nusantara Km 18, Kecamatan Bintan Timur, pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menandai berakhirnya Tahun Ajaran 2025/2026 sekaligus menjadi ajang unjuk kreativitas para siswa.

Acara berlangsung meriah. Hadir pula Ketua Yayasan, Kepala RA Bahrul Ulum, majelis guru, Ketua Komite RA, wali murid, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Kunjungan Perdana Kakan Kemenag Bintan

Abu Sufyan mengaku baru pertama kali mengunjungi RA Bahrul Ulum sejak menjabat lebih dari satu tahun lalu. Ia menyoroti perjalanan panjang lembaga yang telah berdiri sejak era kepemimpinan Bupati Abdul Manan.

“Pegang teguh ajaran kebaikan yang ditanamkan sejak dini agar tumbuh dan terlihat jelas ketika anak tersebut dewasa,” ujarnya dalam sambutan. Ia berharap para siswa kelak menjadi generasi berakhlak mulia yang bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa.

Program Tahfiz dan Daya Tarik Sekolah

Menurut Abu Sufyan, tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di RA Bahrul Ulum tidak lepas dari inovasi pendidikan yang diterapkan. Program tahfiz Al-Qur’an menjadi salah satu daya tarik utama bagi para orang tua.

Bahkan, pihak sekolah kerap harus membatasi penerimaan peserta didik baru karena keterbatasan kapasitas. “Sungguh luar biasa melihat RA ini mampu bertahan, berkembang, dan terus memberikan manfaat hingga sekarang,” kata Abu Sufyan.

Penghargaan bagi Siswa Berprestasi

Dalam kesempatan itu, Abu Sufyan menyerahkan piagam penghargaan dan tanda kelulusan kepada siswa berprestasi. Momen tersebut disambut haru oleh para orang tua yang hadir.

Ia juga mengapresiasi kepercayaan wali murid yang memilih pendidikan agama bagi anak-anak mereka. “Memilih pendidikan agama bagi anak merupakan amanah besar dari Allah SWT. Kepercayaan ini harus dijaga dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Rangkaian acara ditutup dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas para siswa serta doa bersama. Acara ini menjadi bukti bahwa pendidikan usia dini berbasis keagamaan terus mendapat tempat di hati masyarakat Bintan.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: kepriraya.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top