BATAM — Lahan hibah seluas 2.062 meter persegi dari Tunas Group akan segera dimanfaatkan Pemkot Batam untuk mendirikan pos pemadam kebakaran baru. Lokasinya tepat di tepi jalan utama kawasan industri, area yang selama ini rawan kebakaran namun minim akses pemadam.
Firmansyah, Sekda Batam, menandatangani naskah hibah bersama Direktur PT Prima Propertindo Utama, Albert Crenna Dessely. Ia menegaskan komitmen pemkot mengelola aset tersebut secara optimal demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa dari Tunas Group. Kami berharap langkah ini menginspirasi pelaku usaha lain,” ujar Firmansyah, kemarin.
Ia menambahkan, dengan sarana pendukung yang semakin lengkap, aspek keamanan wilayah akan meningkat. Dampaknya langsung ke iklim investasi yang semakin kondusif di Batam.
Albert Crenna Dessely, Direktur PT Prima Propertindo Utama, menjelaskan bahwa tanah hibah berada di tepi jalan utama kawasan industri. Ia berharap Pemkot Batam segera merealisasikan pembangunan fisik gedung damkar.
“Kami ingin masyarakat dan pelaku usaha sekitar merasakan manfaatnya secepat mungkin,” kata Albert.
Keberadaan pos damkar baru ini dinilai sangat krusial. Selama ini, respons pemadam kebakaran ke kawasan industri kerap terhambat jarak dan kemacetan. Dengan pos baru di lokasi strategis, waktu tanggap darurat bisa ditekan secara signifikan.
Firmansyah menegaskan, Pemko Batam berkomitmen menjaga dan memanfaatkan aset lahan hibah secara optimal. Langkah ini bagian dari upaya mendongkrak kualitas pelayanan publik, terutama dalam penanggulangan musibah kebakaran.
“Dengan sarana pendukung yang semakin lengkap, aspek keamanan wilayah akan meningkat dan membuat iklim investasi semakin kondusif,” terangnya.
Hibah lahan ini menjadi contoh konkret sinergi antara pemerintah dan swasta di Batam. Alih-alih hanya menunggu anggaran daerah, partisipasi korporasi seperti Tunas Group mempercepat pembangunan infrastruktur vital yang dibutuhkan warga.