Transaksi QRIS di Kepri Tembus Rp6,74 Triliun Hingga Mei 2026, BI Gelar CERNIVAL Dorong Literasi Digital

Penulis: Maruli Sinaga  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:13:31 WIB

BATAM — Angka tersebut menjadi indikasi kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap transaksi nontunai kian kuat. Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri Ardhienus menyebut pertumbuhan ini menuntut literasi yang merata.

“Tugas kami selanjutnya adalah memastikan semakin banyak masyarakat memahami manfaat dan menggunakannya secara aman,” ujar Ardhienus saat membuka CERNIVAL 2026, Jumat.

Pasar Malam Digital: Bayar Rp1, Nikmati Wahana

Salah satu daya tarik utama CERNIVAL adalah Pasar Malam Digital. Pengunjung bisa menikmati berbagai wahana permainan hanya dengan pembayaran QRIS senilai Rp1 per transaksi. Konsep ini dirancang agar masyarakat merasakan langsung kemudahan sistem pembayaran digital tanpa beban biaya besar.

Selain itu, bazar UMKM yang diikuti pelaku usaha binaan BI dan perbankan menerapkan transaksi nontunai secara penuh. Ardhienus menambahkan bahwa Kepri memiliki peluang besar menjadi daerah terdepan dalam pengembangan pembayaran digital karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

QRIS Lintas Negara Tumbuh 511 Persen

Sepanjang 2025, transaksi QRIS lintas negara oleh wisatawan asal Malaysia, Singapura, dan Thailand di Kepri mencapai 221.812 transaksi — meningkat 511,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya. BI terus memperluas implementasi QRIS Cross Border agar wisatawan mancanegara lebih mudah bertransaksi saat berkunjung.

“Karena itu, BI juga terus memperluas implementasi QRIS Cross Border agar wisatawan mancanegara dapat bertransaksi lebih mudah saat berkunjung ke Kepri,” kata Ardhienus.

Sepanjang 2025, nilai transaksi QRIS di Kepri secara keseluruhan mencapai Rp11,55 triliun dengan volume 99,44 juta transaksi. Angka ini menunjukkan bahwa QRIS semakin diterima sebagai metode pembayaran dalam aktivitas sehari-hari.

Melalui CERNIVAL 2026, BI berharap literasi keuangan digital masyarakat terus meningkat sehingga penggunaan QRIS mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif di Kepulauan Riau.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: gokepri.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top