Gubernur Kepri Ansar Ahmad Hibahkan Ribuan Lampu Penerangan Jalan di Pulau Penyengat, Targetkan Suasana Seperti Shanghai dan Hongkong

Penulis: Bastian Sihombing  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 11:10:31 WIB
Ribuan lampu penerangan jalan di jalur utama Pulau Penyengat diresmikan untuk meningkatkan daya tarik wisata malam.

TANJUNGPINANG — Ribuan lampu penerangan jalan kini menghiasi jalur utama Pulau Penyengat, dari kawasan Masjid Raya Sultan Riau hingga Balai Adat. Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyebut pemasangan ini bertujuan memikat lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk berkunjung saat malam hari.

"Kita ingin seluruh jalur utama dipasangi lampu, biar Pulau Penyengat terang benderang menyerupai Shanghai dan Hongkong, tak ada malam harinya," kata Ansar di Tanjungpinang, Rabu.

Dana Pribadi Gubernur, Bukan APBD

Staf Khusus Gubernur Kepri Sarafuddin Aluan menjelaskan bahwa pengerjaan penerangan jalan ini menggunakan skema non-budget. Pemasangan ribuan lampu jalan tersebut murni berasal dari sumbangan pribadi Gubernur Ansar Ahmad.

"Bagi pihak-pihak yang punya rezeki lebih, boleh berdonasi, karena pembangunan daerah tak harus bergantung dengan APBD," kata Aluan.

Kolaborasi Pusat dan Daerah Ubah Wajah Pulau Penyengat

Kehadiran lampu gantung ini menjadi pelengkap bagi pembangunan akses jalan yang sebelumnya dibiayai oleh Pemerintah Pusat. Menurut Aluan, sinergi program pusat dan daerah tersebut berhasil mengubah wajah Pulau Penyengat menjadi lebih modern tanpa menghilangkan nilai sejarah dan budaya Melayu.

"Tujuan Pak Gubernur, Penyengat semakin memikat wisatawan sekaligus menjadi pusat kebudayaan Melayu dunia," ujar Aluan.

Dongkrak Kunjungan Wisatawan dan Ekonomi Lokal

Ansar menyebut sejak beberapa tahun terakhir, Pemprov Kepri berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat terus menata wajah Pulau Penyengat yang juga merupakan warisan budaya dunia. Peningkatan infrastruktur, mulai dari perbaikan lingkungan jalan, pemasangan lampu penerangan, hingga penataan kawasan permukiman warga, terbukti ampuh mendongkrak kunjungan turis asing, khususnya dari Malaysia dan Singapura.

"Alhamdulillah, hampir setiap hari selalu ada wisatawan dalam dan luar negeri berkunjung ke Pulau Penyengat. Tentu ikut berdampak terhadap perekonomian warga lokal, terutama pelaku UMKM lokal," ujar dia.

Suasana Malam yang Gemerlap dan Aman

Kini, pengunjung yang datang ke Pulau Penyengat pada malam hari tak perlu khawatir lagi. Seluruh jalur utama sudah dipasangi penerangan jalan, menciptakan suasana malam yang gemerlap dan memberikan pengalaman baru serta kesan aman bagi wisatawan yang berkeliling.

Pulau Penyengat terletak di seberang pusat ibu kota Tanjungpinang, dengan jarak tempuh sekitar 10-15 menit perjalanan laut menggunakan pompong atau kapal kayu. Pulau mungil ini berpenduduk sekitar 1.700 Kepala Keluarga (KK).

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top