NATUNA — Operasi pencarian terhadap empat warga yang tersesat di Hutan Gunung Bedung resmi dinyatakan selesai setelah seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, Abdul Rahman, membenarkan kabar tersebut dan menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan tim di lapangan.
"Puji syukur, keempat warga yang kita cari akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Abdul Rahman.
Proses penyisiran yang dilakukan tim gabungan tidak berjalan mudah. Luasnya kawasan hutan serta minimnya tanda-tanda keberadaan korban memaksa tim untuk memperluas area pencarian secara bertahap. Medan yang berat dan perubahan cuaca turut menjadi faktor yang diperhitungkan dalam setiap langkah penyisiran.
Tim tidak hanya mengandalkan satu jalur. Beberapa titik kemungkinan lintasan yang dilalui para korban ikut disisir, sembari terus mencari jejak baru yang bisa mengarahkan pada posisi mereka. Waktu menjadi musuh utama—setiap jam yang berlalu meningkatkan risiko terhadap kondisi fisik dan keterbatasan bekal para korban.
Harapan itu akhirnya terjawab pada Jumat pagi. Keempat warga ditemukan di titik sekitar 11 kilometer dari Desa Selemam, Kecamatan Bunguran Timur. Kondisi mereka yang masih selamat menjadi kabar paling penting dari seluruh rangkaian operasi tersebut.
Setelah ditemukan, tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi untuk membawa keempat warga keluar dari kawasan hutan. Mereka selanjutnya akan dipulangkan dan dipertemukan kembali dengan keluarga yang selama ini menanti.
Operasi ini melibatkan unsur SAR gabungan yang bergerak bersama di lapangan. Koordinasi antarinstansi menjadi kunci untuk mempersempit area pencarian dan memastikan keselamatan para korban selama proses evakuasi berlangsung.
Bagi keluarga, kepulangan keempat warga ini menjadi akhir dari kecemasan yang menghantui selama beberapa hari. Penantian panjang itu berubah menjadi kelegaan setelah mereka mengetahui orang yang dicintai ditemukan dalam keadaan selamat.
Hutan Gunung Bedung akhirnya menyisakan satu kabar baik. Empat warga yang sempat membuat keluarga cemas kini berhasil ditemukan, membawa pulang kisah tentang keteguhan harapan di tengah belantara.