Pencarian

29 Titik Banjir di Batam Berkurang, BP Batam Genjot Perbaikan Drainase dan Infrastruktur

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 23:07:01 WIB
29 Titik Banjir di Batam Berkurang, BP Batam Genjot Perbaikan Drainase dan Infrastruktur
Petugas BP Batam memeriksa saluran drainase yang telah dinormalisasi di salah satu titik rawan banjir di Batam, Kepulauan Riau.

Badan Pengusahaan (BP) Batam menuntaskan penanganan 29 titik banjir di Kota Batam, Kepulauan Riau, melalui serangkaian pekerjaan perbaikan dan peningkatan infrastruktur drainase. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan mengurangi genangan yang kerap melumpuhkan aktivitas warga saat hujan deras.

BATAM — BP Batam melaporkan progres signifikan dalam upaya pengendalian banjir di kota industri tersebut. Sebanyak 29 titik genangan yang sebelumnya menjadi langganan banjir kini telah tertangani melalui program perbaikan dan peningkatan kapasitas saluran drainase.

Penanganan ini merupakan respons atas keluhan warga yang selama ini terdampak genangan setiap kali curah hujan tinggi melanda Batam. Perbaikan difokuskan pada titik-titik kritis yang berada di kawasan permukiman padat penduduk dan ruas jalan utama.

Fokus Perbaikan di Titik Rawan Genangan

Pekerjaan yang dilakukan meliputi normalisasi saluran, pengerukan sedimentasi, serta pembangunan turap dan infrastruktur pendukung lainnya. Langkah teknis ini diambil untuk memastikan debit air hujan dapat mengalir lancar menuju laut tanpa meluap ke pemukiman.

BP Batam menargetkan seluruh titik rawan yang tersisa dapat segera menyusul ditangani. Perbaikan infrastruktur ini dinilai krusial mengingat kondisi geografis Batam yang berbukit dan memiliki dataran rendah yang rentan terhadap akumulasi air.

Dampak Langsung bagi Warga dan Aktivitas Ekonomi

Berkurangnya titik banjir memberikan dampak nyata bagi mobilitas warga dan kelancaran arus distribusi logistik. Kawasan industri yang selama ini sering terganggu akibat genangan kini dapat beroperasi lebih optimal, terutama saat musim hujan puncak tiba.

Sebelumnya, genangan di sejumlah ruas jalan utama kerap memicu kemacetan panjang dan menghambat akses pekerja menuju kawasan pabrik. Dengan adanya perbaikan ini, risiko gangguan operasional diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin.

BP Batam berkomitmen melanjutkan pemeliharaan berkala agar kapasitas drainase tetap terjaga. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah ke saluran air guna mendukung efektivitas infrastruktur yang telah dibangun.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks