BPJS Kesehatan menghadirkan layanan BPJS Keliling di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, untuk memangkas jarak warga mengurus administrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Warga Kelurahan Kampung Bugis kini bisa mengurus perpindahan fasilitas kesehatan hingga pencetakan kartu tanpa harus datang ke kantor cabang.
TANJUNGPINANG — Ogi Pratama (35 tahun) menempuh perjalanan singkat dari rumahnya di Kelurahan Kampung Bugis menuju Puskesmas setempat pada Senin pagi. Ia datang lebih awal setelah mendapat informasi dari grup WhatsApp warga bahwa layanan BPJS Keliling akan hadir di lokasi tersebut.
Pria yang bekerja sebagai buruh harian itu mengaku sempat mengira harus bolak-balik ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang untuk mengurus perpindahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) keluarganya. Namun, melalui layanan jemput bola yang beroperasi bergilir di sejumlah kecamatan, proses administrasi yang ia duga rumit itu selesai dalam waktu singkat.
"Sebelumnya, saya berpikir harus datang langsung ke Kantor BPJS Kesehatan di Tanjungpinang untuk mengurus pindah faskes. Tapi setelah tahu ada BPJS Keliling yang datang ke Kampung Bugis, saya langsung memanfaatkan kesempatan itu. Ternyata prosesnya cepat dan petugasnya sangat membantu," kata Ogi.
Urusan Selesai di Bawah 15 Menit
Ogi menuturkan kekhawatirannya tentang antrean panjang yang kerap terjadi di kantor cabang tidak terbukti. Petugas bergerak sigap, dan seluruh proses perpindahan faskes tuntas tidak sampai 15 menit.
"Saya kira bakal ramai dan lama seperti di kantor cabang, tapi ternyata tidak. Petugasnya sigap dan prosesnya lancar. Tidak sampai 15 menit, urusan pindah faskes saya selesai," ujarnya.
Menurut Ogi, kehadiran layanan keliling ini tepat sasaran bagi warga yang sibuk bekerja atau berdomisili jauh dari kantor BPJS. Jarak tempuh ke pusat kota yang memakan waktu dan biaya transportasi menjadi beban tambahan yang selama ini ia hindari.
"Kalau harus ke kantor BPJS Kesehatan Tanjungpinang, butuh waktu dan biaya transportasi. Dengan adanya BPJS Keliling di Kampung Bugis, semuanya jadi lebih efisien," tuturnya.
Konsultasi Digital dan Harapan Keberlanjutan
Di sela pengurusan administrasi, Ogi juga menyempatkan diri berkonsultasi dengan petugas soal aplikasi Mobile JKN. Ia mengetahui bahwa sejumlah layanan sebenarnya dapat diakses secara daring, seperti pengecekan status kepesertaan, perubahan data, dan pembayaran iuran.
Ia berharap operasional BPJS Keliling terus berjalan rutin, tidak hanya di Kampung Bugis melainkan juga wilayah sekitarnya. Di Kampung Bugis sendiri, layanan ini hadir setiap bulan di Puskesmas Kelurahan Kampung Bugis.
"Saya mengapresiasi upaya BPJS Kesehatan yang turun langsung ke masyarakat. Dengan begini, peserta seperti saya bisa mendapatkan pelayanan yang sama tanpa harus jauh-jauh," kata Ogi.