BATAM — Tim teknis menemukan titik bocor sekitar pukul 13.00 WIB di lokasi yang sebelumnya masih dalam proses perbaikan. Penghentian aliran dilakukan demi keselamatan pekerja dan mencegah kerusakan jaringan yang lebih parah.
Gangguan distribusi berpotensi dirasakan pelanggan di Batam Center, Sukajadi, Batu Batam, Anggrek Mas, Orchid Park, Rosedale, Dutamas, Eden Park, dan Industri Batam Center. Daftar itu meluas ke Citra Batam, Marchelia, Livia, Kintamani, Bengkong Nusantara, Sagulung Baru, Tembesi, Barelang, Sei Lekop, Fanindo, serta Marina.
BP Batam mengimbau warga di wilayah terdampak menggunakan persediaan air secara bijak selama perbaikan berlangsung.
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano menegaskan tim teknis perlu memastikan kondisi jaringan benar-benar siap sebelum aliran dikembalikan ke pelanggan. Material, peralatan, dan alat berat kini disiapkan di lokasi untuk mempercepat proses penanganan.
“Kami ingin penanganan cepat, tepat, dan memastikan jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik,” ujar Denny.
Menurut dia, pekerjaan yang dikebut tanpa memperhitungkan keselamatan justru berisiko memunculkan persoalan baru. Kesiapan material menjadi bagian penting agar perbaikan tuntas dalam satu kali penanganan.
Kemunculan kebocoran susulan saat jaringan mulai dialiri air menjadi catatan tersendiri bagi BP Batam dan operator. Pemeriksaan kini mencakup kesiapan teknis, pengawasan pekerjaan, hingga langkah mitigasi agar gangguan layanan tidak terulang.
“Setiap kejadian menjadi catatan penting bagi kami untuk memperbaiki pelayanan,” kata Denny.
BP Batam menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang kembali terdampak. Informasi perkembangan perbaikan dan pemulihan suplai akan disampaikan melalui kanal resmi PT Air Batam Hilir.