KEPULAUAN RIAU — Keputusan Purbaya memilih Xpeng X9 menarik dicermati, bukan hanya karena nilainya yang fantastis, tetapi juga karena alasan yang ia sampaikan. "Iya (mobil) baru, nih. Mobil listrik, supaya konsumsi BBM-nya berkurang jadi mendukung program pemerintah," kata Purbaya saat ditemui wartawan. Ia enggan membeberkan nominal pasti pembelian kendaraan tersebut dan hanya menjawab singkat, "Enggak tahu (harga mobilnya)."
Xpeng X9 dirancang sebagai MPV berukuran penuh dengan dimensi yang mengalahkan dua pesaing utamanya. Bodi mobil ini membentang panjang 5.316 mm, lebar 1.988 mm, dan tinggi 1.785 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 3.160 mm. Angka tersebut membuat kabin X9 terasa lebih lega, terutama untuk baris kedua dan ketiga.
Pilihan powertrain X9 terbagi dalam tiga level. Varian Standard Range Pro menggendong baterai LFP 94,8 kWh dengan klaim jarak tempuh 620 km. Sementara dua varian di atasnya, Long Range Pro dan Long Range Pro+, memakai baterai NCM 110 kWh yang diklaim mampu menempuh 715 km dalam sekali pengisian penuh.
Menariknya, ketiga varian ini menghasilkan tenaga dan torsi yang identik, yakni 235 kW dan 450 Nm. Perbedaan harga lebih banyak ditentukan oleh kapasitas baterai dan fitur tambahan pada tipe tertinggi.
Fokus utama X9 jelas pada kenyamanan penumpang. Kursi baris kedua dilengkapi fungsi 0 gravitasi dengan 10 titik pijat, dibalut kulit Nappa. Ada pula sistem peredam bising aktif real-time yang bekerja bersama suspensi udara untuk meredam getaran dan suara jalan.
Hiburan di dalam kabin ditangani oleh 27 speaker Xopera dan layar 21 inci untuk penumpang belakang. Fitur soft-close door serta ambient light menambah kesan premium. Untuk pengemudi, tersedia monitor dasbor 17 inci dengan chip Snapdragon 8295 dan sistem bantuan mengemudi XPilot Assist yang mengandalkan 27 sensor serta prosesor XP5 Supercomputing.
Salah satu keunggulan teknis yang jarang ditemukan di MPV sekelasnya adalah rear wheel steering. Fitur ini membuat radius putar X9 lebih pendek, sehingga bermanuver di area parkir sempit atau jalanan perkotaan yang padat terasa lebih ringan meski bodinya besar. Sistem Intelligent Parking Assist juga disertakan untuk membantu parkir otomatis.
Keputusan Purbaya memakai X9 sebagai kendaraan dinas menandai pergeseran preferensi pejabat publik dari MPV konvensional bermesin bensin ke kendaraan listrik berteknologi tinggi. Dengan rentang harga tersebut, X9 kini menjadi opsi serius di kelas MPV listrik premium yang sebelumnya didominasi Denza D9. (hjn)