MTs Aqidatunnajin Lingga Kirim Tiga Wakil ke Olimpiade Bahasa Arab ke-9 Tingkat Provinsi Kepri di Batam

Penulis: Topan Lubis  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 08:47:01 WIB
Tiga utusan MTs Aqidatunnajin Lingga mengikuti Olimpiade Bahasa Arab ke-9 tingkat Provinsi Kepri di Batam.

LINGGA — MTs Aqidatunnajin Daik tak hanya memberangkatkan dua siswa terbaiknya, tetapi juga sang guru pembina untuk unjuk kebolehan di ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Ketiganya bertolak ke Batam untuk mengikuti kompetisi yang berlangsung di Pondok Pesantren Mafaza pada Sabtu (29/8/2026).

Shofia Wardani dan Muhammad Azman Al-Farisi mewakili madrasah di kategori peserta didik. Sementara Siti Anawiyah turut ambil bagian dalam kategori guru, sebuah langkah yang jarang dilakukan utusan daerah dalam ajang serupa.

Dua Siswa dan Satu Guru Pembina Berlaga di Batam

Kepastian keikutsertaan ini disampaikan langsung oleh Siti Anawiyah. Ia menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan matang sebelum keberangkatan, termasuk memastikan kesiapan teknis menghadapi sistem ujian berbasis web yang disiapkan panitia.

Menurutnya, kompetisi semacam ini menjadi tolok ukur sejauh mana penguasaan Bahasa Arab siswa madrasah dibandingkan dengan peserta dari kabupaten dan kota lain di Kepri.

Ujian Berbasis Web, Pengalaman Jadi Modal Utama

Sistem ujian berbasis web menjadi catatan tersendiri bagi para peserta. Seluruh tahapan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, berlangsung sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia.

“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mengikuti kompetisi sekaligus menambah pengalaman dan wawasan dalam bidang Bahasa Arab,” ujar Siti Anawiyah.

OBA Bukan Sekadar Mengukur Nilai Akademik

Siti Anawiyah menilai OBA bukan sekadar ajang mengukur kemampuan akademik. Lebih dari itu, kompetisi ini melatih mental, keberanian, dan kesiapan peserta didik menghadapi tantangan.

“Kami berharap OBA menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak untuk semakin mencintai Bahasa Arab, meningkatkan kemampuan, dan berani berkompetisi. Semoga pengalaman ini juga menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan potensi,” katanya.

Bagi dirinya, bertanding di kategori guru adalah kesempatan untuk terus belajar dan memperkaya pengalaman dalam membina peserta didik di madrasah.

Modal Berharga bagi Pendidikan Madrasah di Lingga

Keikutsertaan utusan MTs Aqidatunnajin di tingkat provinsi menjadi catatan positif bagi pengembangan pendidikan Bahasa Arab di Kabupaten Lingga. Pengalaman bertanding melawan peserta dari berbagai daerah diyakini akan memperkaya metode pengajaran sepulang dari Batam.

Hasil kompetisi akan menjadi bahan evaluasi bagi madrasah untuk meningkatkan kualitas pembinaan Bahasa Arab ke depan, baik untuk persiapan OBA tahun berikutnya maupun pengembangan kurikulum internal.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top