Bintan dan Klaten Jalin Kerja Sama UMKM, Pemkab Bintan Kucurkan Subsidi Bunga Rp6,05 Miliar untuk 1.000 Pelaku Usaha

Penulis: Bastian Sihombing  •  Selasa, 01 September 2026 | 12:02:01 WIB
Pemkab Bintan dan Pemkab Klaten menandatangani perjanjian kerja sama pengembangan UMKM di Kantor Bupati Bintan, Senin (31/8/2026).

BINTAN — Upaya mengangkat UMKM dari sekadar bertahan menjadi naik kelas dilakukan Pemkab Bintan dengan menggandeng Pemkab Klaten. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama berlangsung di Kantor Bupati Bintan, Senin (31/8/2026), dirangkaikan dengan kunjungan kerja Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Kerja sama ini mencakup pengembangan produk, promosi, hingga pemasaran UMKM. Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan bahwa UMKM merupakan kekuatan perekonomian daerah yang membuka lapangan kerja dan mendorong kemandirian masyarakat.

"Di Bintan, kami terus mendorong agar UMKM tidak sekadar bertahan, tetapi mampu naik kelas," ujar Roby.

Subsidi Bunga Rp6,05 Miliar untuk 1.000 Pelaku Usaha Mikro

Untuk mempercepat akselerasi itu, Pemkab Bintan mengucurkan subsidi bunga APBD sebesar Rp6,05 miliar yang disalurkan lewat BPR Bintan. Dana tersebut menyasar 1.000 pelaku usaha mikro yang selama ini kerap terkendala akses pembiayaan.

Selain pembiayaan, pemerintah daerah juga memfasilitasi pelatihan agar pelaku UMKM mampu mengelola usaha secara profesional dan menembus pasar yang lebih luas. Tantangan lain yang dihadapi antara lain kualitas produk, kemasan, hingga digitalisasi pasar.

Produk Unggulan Bintan Diharapkan Tembus Pasar Klaten

Roby berharap kemitraan ini membuka jalan bagi produk unggulan Bintan untuk menjangkau pasar Klaten, begitu pula sebaliknya.

"Kita dapat belajar dan saling pertukaran informasi serta perluasan jejaring kemitraan. Setelah penandatanganan ini akan segera ada tindak lanjut program konkret bagi para pelaku UMKM," tegas Roby.

Klaten Sambut Baik Sinergi Antardaerah

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyambut baik kemitraan antardaerah ini. Ia menilai sinergi tersebut dapat mendorong produk unggulan kedua daerah semakin kompetitif di pasaran.

Lewat kolaborasi ini, manfaat ekonomi nyata diharapkan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui UMKM yang mandiri, inovatif, serta berdaya saing. Ke depan, kedua daerah bakal menyusun program tindak lanjut yang lebih konkret bagi para pelaku usaha.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: hariankepri.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top