KEPULAUAN RIAU — Moonton Games merombak struktur kompetitif esports MLBB menyambut M8 World Championship. Wild Card yang akan digelar di Bangkok, Thailand, kini jadi gerbang terbesar bagi tim-tim non-franchise untuk tampil di panggung dunia.
Jika pada M7 hanya ada delapan tim yang memperebutkan dua tiket, kini M8 Wild Card menyediakan 10 slot dan tiga tiket menuju Main Event. Penambahan ini memberi ruang lebih luas bagi tim dari liga regional yang tidak terikat MPL.
Struktur kompetitif baru mencakup lima wilayah utama: Asia Tenggara (SEA), Eropa Timur dan Asia Tengah (EECA), Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA), Asia Timur (EA), serta Amerika (AMER). Semua jalur bermuara ke M Series sebagai panggung tertinggi MLBB.
MLBB Championship Tour (MCT) yang diperkenalkan pada 2026 kini resmi terhubung ke M8. Ini pertama kalinya turnamen tersebut menjadi salah satu jalur kualifikasi menuju kejuaraan dunia.
Sistem ini membuka akses bagi tim yang selama ini tidak punya jalur langsung ke kompetisi tingkat internasional. MCT SEA mendapat jatah paling besar dengan dua slot di Main Event dan tiga slot di Wild Card.
MPL Indonesia tetap memegang dua slot di Main Event, sejajar dengan Filipina dan Malaysia. Berikut rincian lengkapnya:
Tiger Xu, Global Head of MLBB Esports Moonton Games, menegaskan perubahan ini adalah bagian dari visi membangun ekosistem esports yang lebih global menjelang satu dekade MLBB. Semakin banyak wilayah yang terhubung ke kompetisi internasional, semakin besar peluang talenta baru muncul.
Dengan perombakan ini, M8 World Championship di Istanbul berpotensi menjadi ajang dengan jumlah peserta dari latar belakang liga paling beragam sepanjang sejarah M Series. Tim Indonesia yang gagal di MPL masih punya peluang lewat jalur Wild Card maupun performa di kompetisi regional lain. (AGA)