TANJUNGPINANG — Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyoroti masih adanya pemimpin yang hanya pandai memberi instruksi namun belum konsisten menjalankannya sendiri. Hal itu ia sampaikan di hadapan ratusan warga Bawean yang memadati Gedung Asrama Haji Tanjungpinang pada peringatan Maulid Nabi, Minggu (6/9/2026).
Acara yang dirangkaikan dengan pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurus PKMB Provinsi Kepri ini menjadi ajang Ansar mengajak umat meneladani kepemimpinan Rasulullah SAW.
Ansar menilai Rasulullah SAW bukan hanya pemimpin umat, tetapi juga kepala pemerintahan yang mengedepankan kebijaksanaan. Ia mencontohkan Perjanjian Hudaibiyah sebagai bukti bagaimana Nabi mengutamakan kesabaran demi kepentingan yang lebih besar.
"Rasulullah adalah satu-satunya manusia paripurna yang harus kita idolakan. Meskipun mencontoh dan mengikuti Rasulullah secara sempurna bukan hal yang mudah, tetapi sebagai manusia kita wajib mencontoh dan mengikuti suri teladan Rasulullah SAW," ujar Ansar.
Di hadapan pengurus PKMB, Ansar melontarkan kritik pedas terhadap gaya kepemimpinan yang kerap abai pada ucapannya sendiri. Menurutnya, banyak pemimpin yang lancar melarang tetapi lupa menahan diri dari hal yang sama.
"Banyak pemimpin-pemimpin yang baru bisa memberi contoh, tapi belum bisa menjadi contoh. Kita bilang ini tidak boleh, tetapi kadang-kadang kita sebagai pemimpin justru melanggar itu," katanya.
Ia berharap peringatan Maulid menjadi momentum memperbanyak shalawat dan menerapkan nilai keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Ansar pun mengingatkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah dapat menjadi jalan umat mendapat syafaat di hari akhir.
Dalam kesempatan itu, Ansar juga mengenang kedekatannya dengan masyarakat Bawean sejak duduk di bangku sekolah dasar di Kijang. Ia bercerita pernah bertetangga dengan keluarga asal Bawean dan kerap menikmati soto khas mereka.
"Saya adalah bagian dari itu karena saya sekolah SD dulu di Kijang, tetangga saya kiri orang Bawean. Makanan orang Bawean, kalau buat soto Bawean yang pakai kacang goreng itu, baunya sampai ke rumah saya. Dan saya diantar juga beberapa mangkok," ujarnya disambut tawa undangan.
Ansar mengapresiasi kekompakan warga Bawean di Kepri yang dinilainya jarang menimbulkan persoalan dan konsisten mendukung program pemerintah. Namun ia mengingatkan dukungan itu tetap perlu disertai kritik dan masukan yang membangun.
Ketua PKMB Provinsi Kepri Lamidi mengatakan peringatan Maulid bertujuan meningkatkan keimanan sekaligus meneladani cara Rasulullah menjaga hubungan dengan sesama. Ia mengajak warga Bawean terus mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesetiakawanan sosial di lingkungan masing-masing.
"Tujuan kita pada pagi hari ini yang pertama dalam rangka meningkatkan ketakwaan kita, iman dan takwa kita kepada Allah SWT dengan mengingat Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita dapat mengikuti dan mempedomani semua ajarannya serta mendekatkan diri kepada Rasulullah SAW melalui shalawat," kata Lamidi.