KEPULAUAN RIAU — Pemilik iPhone, iPad, atau Mac dengan bekas pemakaian berupa goresan halus atau penyok kecil di bodi kini punya alasan untuk bernapas lega. Apple mulai menerapkan sistem penilaian trade-in yang lebih terperinci, sehingga kondisi fisik perangkat yang masih tergolong mulus tidak lagi dihukum dengan potongan harga maksimal.
Sebelumnya, sistem lama menyamakan cacat kosmetik ringan—misalnya serpihan kecil di kaca layar—dengan kerusakan berat seperti layar retak atau pecah. Akibatnya, nilai tukar tambah perangkat jatuh drastis meski fungsi perangkat masih normal. Kebijakan baru ini dikabarkan tidak akan membuat nilai tukar perangkat menjadi lebih rendah dari sebelumnya.
Pembaruan dijadwalkan efektif hari ini setelah situs web trade-in Apple kembali aktif. Menurut laporan MacRumors, perubahan diterapkan di sebagian besar negara yang mendukung program ini, dengan pengecualian hanya pada sejumlah kecil pasar.
Kabar ini muncul kurang dari dua bulan setelah Apple terakhir kali menyesuaikan daftar harga trade-in pada Agustus lalu. Saat itu, perusahaan asal Cupertino tersebut menaikkan nilai tukar untuk lini iPhone, iPad, Mac, dan Apple Watch. Belum ada konfirmasi apakah perubahan skema penilaian hari ini akan diikuti dengan pembaruan menyeluruh terhadap angka nominal tukar tambah.
Bagi pengguna yang berencana menukar perangkat lamanya ke program resmi, skema baru ini berarti transparansi penilaian yang lebih baik. Perangkat dengan bekas pemakaian normal—seperti baret tipis di punggung aluminium atau micro-scratch di layar—kini berpeluang mendapatkan estimasi harga yang lebih tinggi dibanding skema lama.
Namun perlu dicatat, program trade-in Apple di Indonesia tidak beroperasi penuh seperti di Amerika Serikat atau Singapura. Sebagian besar pengguna lokal lebih sering memanfaatkan jalur tukar tambah melalui rekanan resmi atau platform jual-beli bekas. Meski begitu, kebijakan ini tetap relevan sebagai acuan harga pasar perangkat bekas Apple di tanah air, terutama untuk seri iPhone yang masih banyak beredar.
Untuk mengetahui estimasi nilai perangkat, pengguna bisa mengunjungi situs resmi Apple Trade-In dan menjawab serangkaian pertanyaan seputar kondisi perangkat. Sistem baru ini akan menanyakan detail kerusakan secara lebih spesifik, termasuk keberadaan goresan, penyok, atau masalah fungsional lainnya.
Setelah itu, pengguna akan mendapat perkiraan kredit yang bisa digunakan untuk membeli produk Apple baru. Proses verifikasi akhir tetap dilakukan setelah perangkat diterima dan diperiksa oleh tim Apple.
Skema penilaian yang lebih granular ini merupakan langkah kecil tapi penting. Bagi mereka yang merawat perangkat dengan baik, nilai jual kembali yang lebih adil bisa menjadi pertimbangan sebelum memutuskan upgrade ke model terbaru.